Tiga Kandidat Muncul Jelang Muscab PPP, Penentuan Ketua Lewat Formatur

Politik570 views

KUNINGAN ONLINE – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kuningan memastikan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) akan digelar pada 11 April mendatang. Hal tersebut disampaikan Ketua DPC PPP Kuningan, Toto Taufikurrahman, usai rapat pengurus harian.

Toto menjelaskan, lokasi pelaksanaan Musyab saat ini masih mengacu pada keputusan DPW yang menetapkan di Cirebon. Namun, pihaknya tengah mengupayakan agar kegiatan tersebut bisa digelar di Kabupaten Kuningan.

Iklan

“Untuk tempat memang dari DPW masih di Cirebon, tapi kami sedang mengusulkan agar bisa dipindahkan ke Kuningan karena ini momentum penting bagi kami di daerah,” ujarnya, di Kantor DPC PPP Kuningan, Rabu (8/4/2026).

Ia menegaskan, dalam Musyab PPP tidak dilakukan pemilihan ketua secara langsung. Agenda utama adalah memilih tim formatur yang nantinya akan menyusun kepengurusan, termasuk menentukan ketua.

Iklan

“Dalam Musyab ini tidak memilih ketua secara langsung, tetapi memilih 7 orang formatur. Komposisinya 4 dari PAC, 1 dari DPC, 1 dari DPW, dan 1 dari DPP,” jelasnya.

Meski demikian, sejumlah nama yang akan maju sebagai calon ketua sudah mulai bermunculan. Toto menyebut saat ini terdapat tiga kandidat yang siap berkontestasi.

“Alhamdulillah sudah ada tiga orang yang akan maju, yaitu saya sendiri, kemudian Pak Masuri Gonjes, dan Pak Ali Akbar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ketiga kandidat tersebut nantinya tidak otomatis menjadi formatur. Tim formaturlah yang akan mengusulkan nama-nama dan menentukan struktur kepengurusan, termasuk Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB).

Terkait mekanisme pemilihan formatur, Toto menjelaskan bahwa prosesnya dilakukan melalui forum Musyab, dengan melibatkan perwakilan dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang dibagi berdasarkan daerah pemilihan (dapil).

“PAC nanti akan memilih perwakilan formatur di arena Musyab. Jadi prosesnya tetap demokratis melalui forum,” katanya.

Ia juga memastikan tidak ada persyaratan khusus yang memberatkan bagi calon ketua, karena penjaringan dilakukan secara internal partai.

“Tidak ada syarat khusus, yang penting dari internal dan siap membesarkan partai,” tambahnya.

Ke depan, Toto menegaskan bahwa siapapun yang terpilih sebagai ketua memiliki tantangan besar, terutama dalam meningkatkan perolehan suara PPP di Kuningan.

“Kursi memang tetap, tapi suara kita menurun. Ini jadi PR besar, apalagi dengan adanya parliamentary threshold yang harus kita lewati. Maka konsolidasi partai harus dilakukan secara masif,” tegasnya.

Ia berharap kepemimpinan baru nantinya mampu membawa PPP Kuningan lebih solid dan mampu meningkatkan elektabilitas partai di masa mendatang. (OM)