Keberhasilan Pembangunan Desa Pajambon Tahun 2024, Sinergi Pemdes dan Masyarakat

Pemerintahan, Sosial2,480 views

KUNINGAN ONLINE – Desa Pajambon, Kecamatan Kramatmulya, mencatat berbagai kemajuan pesat sepanjang tahun 2024. Kepala Desa Pajambon, Dra. Nani Ariningsih, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil sinergi antara Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat setempat.

Menurutnya, pencapaian pembangunan Desa Pajambon Tahun 2024 yakni Pembangunan Infrastruktur Jalan. Pemdes Pajambon menyelesaikan sejumlah proyek jalan sepanjang tahun.

Iklan

“Pengaspalan jalan desa sepanjang 250 x 3 meter (Rp 150 juta, dana Pemkab Kuningan). Pengerasan jalan usaha tani (JUT) di Blok Pakuwon sepanjang 170 x 2,8 meter (Rp 150 juta, dana Pemkab Kuningan), Pengerasan jalan lingkungansepanjang 40 x 1 meter (Rp 10 juta, Dana Desa),” paparnya, Kamis (26/12/2024).

Di tahun 2024 ini Desa Pajambon juga melakukan Pengembangan Agro Wisata Pakuwon. Ia menjelaskan wisata ini mengusung konsep edukasi pertanian dan menjadi daya tarik wisata baru, meliputi Edukasi pertanian dan petik sayuran segar.

Iklan

“Ada Wisata air Papalidan berlatar Gunung Ciremai. Pembangunan ini bertujuan mendukung ekonomi lokal dan memanfaatkan potensi alam desa,” jelasnya.

Iklan

Nani menyampaikan sebagai desa berbasis pertanian, Desa Pajambon memperbaiki akses air dengan membangun saluran irigasi di Blok Jaga, Kampung Pahing dengan Panjang 192 x 0,6 meter (Rp 91,2 juta, Bantuan Pemprov Jabar).

“Sawah Titi Sara dengan Panjang 165 meter (Rp 141,5 juta, Dana Desa). Dan Blok Pakuwon Panjang 100 meter x lebar 1 meter (Rp 100 juta, Dana Desa),” ujarnya.

Lebih lanjut, Perbaikan drainase sepanjang 430 meter di RT. 1, RT. 5, dan RT. 6 dengan dana Rp 60 juta (Dana Desa), untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan.

Pembangunan Gerai UMKM Pajambon, Nani mengatakan, Gerai ini menjadi pusat promosi produk lokal, mendukung UMKM, dan meningkatkan potensi wisata di pintu masuk Wisata Alam Lembah Cilengkrang.

“Pembangunan Rumah Dataku “Kamuning”. Fasilitas ini mendukung pelayanan administrasi kependudukan dan pengelolaan data keluarga. Dibangun dengan anggaran Rp 20 juta (Dana Desa),” kata Nani.

Semua pembangunan yang dilakukan merupakan bagian dari kolaborasi Pemdes bersama masyarakat. Pihaknya menekankan pentingnya gotong royong dalam pembangunan.

“Semua proyek melibatkan masyarakat mulai dari ide hingga pengawasan. Kolaborasi ini menciptakan komitmen bersama untuk mewujudkan kesejahteraan desa,” ungkapnya.

Dengan kemajuan infrastruktur, pertanian, dan pariwisata, Desa Pajambon berpotensi menjadi desa mandiri yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya.

“Kami akan terus melanjutkan pembangunan ini demi kesejahteraan bersama,” ujar Nani Ariningsih.

Keberhasilan Desa Pajambon menunjukkan bahwa kolaborasi yang solid adalah kunci utama dalam menciptakan perubahan nyata untuk masa depan yang lebih baik. (OM)