JATAM Kuningan Panen Raya Ubi Jalar di Sembawa, Tembus Ekspor dan Cetak Petani Milenial

Sosial431 views

KUNINGAN ONLINE – Jamaah Tani Muhammadiyah Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan sektor pertanian daerah melalui kegiatan panen raya ubi jalar di Desa Sembawa, Jumat (08/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri pengurus organisasi, akademisi, hingga petani milenial binaan JATAM. Panen raya ini menjadi simbol keberhasilan pengembangan komoditas ubi jalar yang kini terus didorong sebagai salah satu potensi unggulan Kabupaten Kuningan.

Iklan

Ketua JATAM Kuningan, Yuda Klana Geni menegaskan, pihaknya terus fokus mengembangkan sektor pertanian ubi jalar dari hulu hingga hilir. Menurutnya, komoditas tersebut memiliki prospek ekonomi besar dan mulai mendapat tempat di pasar internasional.

“JATAM berkomitmen penuh dalam pengembangan ubi jalar. Saat ini kebutuhan ekspor mencapai 2 ton per minggu. Ini menjadi bukti bahwa hasil tani lokal Kuningan memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar dunia,” ujarnya.

Iklan

Ia menyebut, Kuningan kini semakin memperkuat posisi sebagai salah satu kawasan strategis pengembangan ubi jalar nasional, seiring meningkatnya produktivitas dan kualitas hasil panen petani lokal.

Dalam kesempatan itu, Yuda juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang selama ini mendukung program pemberdayaan pertanian JATAM, termasuk Majelis Pemberdayaan Masyarakat Muhammadiyah serta Universitas Muhammadiyah Kuningan.

Menurutnya, sinergi antara organisasi tani dan dunia akademik menjadi faktor penting dalam mendorong percepatan pengembangan pertanian modern di Kabupaten Kuningan.

“Support dari UM Kuningan sangat luar biasa selama satu tahun terakhir. Kolaborasi antara akademisi dan praktisi tani membuat program pemberdayaan berjalan lebih terarah dan berkelanjutan,” katanya.

Selain panen raya, kegiatan tersebut juga menghadirkan kisah inspiratif dari petani muda binaan JATAM bernama Marsel. Ia mengaku mendapat banyak perubahan sejak bergabung bersama JATAM Kuningan.

Marsel yang berasal dari keluarga buruh tani kini tidak hanya belajar bertani modern berbasis teknologi, tetapi juga memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi melalui program beasiswa penuh ke UM Kuningan.

“Saya diajarkan menjadi petani yang kompeten dan melek teknologi. Bahkan saya mendapat kesempatan kuliah melalui beasiswa dari JATAM. Ini membuktikan bahwa petani juga bisa meraih pendidikan tinggi,” ungkapnya.

Panen raya ubi jalar di Desa Sembawa diharapkan mampu menjadi motivasi bagi generasi muda di Kabupaten Kuningan untuk mulai melirik sektor pertanian sebagai bidang usaha yang menjanjikan dan mampu menciptakan kemandirian ekonomi. (OM)