KUNINGAN ONLINE – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kuningan menuntaskan pembangunan empat Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun ini.
Kepala DPPKBP3A, H. Deniawan melalui PPTK DAK Fisik Sub Bidang KB, Nanang Juhana, menyampaikan bahwa keempat balai tersebut berlokasi di Kecamatan Nusaherang, Cipicung, Cigandamekar, dan Sindangagung. Keberadaan balai ini diharapkan menjadi pusat kegiatan dan pelayanan program KB di tingkat kecamatan.
“Balai Penyuluhan KB akan menjadi wadah bagi petugas dan mitra kerja untuk melaksanakan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana). Kami tentu memberi perhatian serius terhadap perkembangan program KB,” kata Nanang, Kamis (14/8/2025).
Menurutnya, keberadaan balai tersebut akan memaksimalkan kinerja para penyuluh KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga) dalam membina masyarakat, sekaligus meningkatkan pemahaman warga tentang pentingnya KB bagi keberlanjutan pembangunan daerah.
Selain itu, Balai Penyuluhan KB memiliki sejumlah manfaat langsung bagi masyarakat, di antaranya Pusat informasi dan edukasi tentang program KB, kesehatan reproduksi, dan perencanaan keluarga.
“Tempat konsultasi bagi warga untuk memilih metode kontrasepsi sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatan. Pelatihan dan pemberdayaan keluarga terkait pola asuh anak, kesehatan, dan ekonomi rumah tangga. Pemantauan program KB secara lebih terukur di tingkat kecamatan,” paparnya.
Selain itu, lanjut Nanang, sebagai wadah koordinasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan mitra kerja dalam mendukung Program Bangga Kencana.
Pihaknya berharap Balai Penyuluhan KB ini benar-benar sebagai ujung tombak keberhasilan pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana di Kabupaten Kuningan.
“Dengan demikian, kita dapat membantu pemerintah menghasilkan sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, serta mampu memenuhi hak-hak dasar masyarakat untuk hidup sehat dan sejahtera,” pungkas Nanang. (OM)








