Diabetes Dalam DNA : Fakta Pengetahuan Publik yg Harus Diketahui

Kesehatan, Opini1,495 views

KUNINGAN ONLINE – Sekarang penyakit semakin merajalela dalam kehidupan sehari-hari. Kabarnya, beberapa penyakit yang kian merajalela di tengah masyarakat merupakan penyakit yang disebabkan pola hidup yang kurang memperhatikan orang-orang pada umumnya. Pasalnya, penyakit yang disebabkan pola hidup juga merupakan penyakit yang pengobatannya membutuhkan biaya dan proses penyembuhan yang cukup rumit.

Sama seperti penyakit Diabetes yang akan ditungkas dalam tulisan ini. Diabetes atau Penyakit Gula (Gula Darah Tinggi) merupakan penyakit kronis jangka panjang yang perlu diwaspadai.

Iklan

Diabetes sering terjadi ketika tubuh pengidapnya tidak lagi mampu mengambil gula (glukosa) ke dalam sel dan menggunakannya sebagai energi. Kondisi tersebut pada akhirnya menghasilkan gula ekstra pada aliran darah tubuh.

Penyakit diabetes yang tidak terkontrol dengan baik dapat menyebabkan konsekuensi serius, menyebabkan kerusakan pada berbagai organ dan jaringan tubuh. Contohnya, organ jantung, ginjal, mata, dan saraf yang memungkinkan berakibat fatal.

Iklan

Ada dua jenis utama diabetes, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2 :

Diabetes tipe 1. jenis ini adalah penyakit autoimun, artinya sistem imun tubuh akan menyerang dirinya sendiri. Pada kondisi tersebut, tubuh tidak akan memproduksi insulin sama sekali.

Selanjutnya diabetes tipe 2. Pada jenis ini, tubuh tidak menghasilkan cukup insulin atau sel tubuh. Pengidap diabetes tipe 2, tidak akan merespons insulin secara normal.

Baru-baru ini, terdapat beberapa opini yang tersebar di media terkait penyakit pola hidup khususnya Diabetes. Dari sekian maraknya opini dan informasi yang dibagikan, ada yang menarik perhatian penulis, yaitu terkait Diabetes yang bisa disebabkan oleh faktor genetik. Sebab, lebih beresiko terkena diabetes jika orang tuanya memiliki riwayat Diabetes. Tentu saja hal itu agak menuai pendapat-pendapat dari berbagai kalangan, apalagi pandangan bagi orang yang memiliki pemahaman awam yang hasilnya rancu atau perlu kepastian.

Seperti yang sudah dibahas pada argument di atas, bahwasannya penyakit diabetes tersebut, umumnya disebabkan oleh pola hidup yang kurang diperhatikan. Setelah penulis melakukan penelitian secara literatur maupun turun di lapangan, penulis merasa kaget lantaran masih banyaknya masyarakat yang mengatakan tidak tahu dan tidak yakin bahwa penyakit diabetes itu dapat disebabkan oleh faktor genetik (keturunan).

Salah satu warga lokal di pedesaan berinisial NN mengatakan “Setau ibu mah diabetes tuh gara gara kelebihan makan gula pas sebelum sakit nya, kan soalnya itu mah gara gara pola hidup kata orang puskes mah.” tuturnya. (Sabtu, 20 April 2024)

Fakta nya yang di ungkap di media dari halodoc.com mengungkapkan bahwa “Kalau kamu mengidap diabetes, kemungkinan besar kamu bukanlah satu-satunya di keluarga. Menurut American Diabetes Association, kalau kedua orang tuamu mengidap diabetes, maka kemungkinan kamu terkena diabetes adalah 50 persen. Hal ini karena diabetes dapat dipicu oleh faktor genetik.” (artikel kesehatan halodoc.com tanggal 17 April 2022)

Hal tersebut tidak mengagetkan penulis, sebab hal itu cukup umum penulis jumpai mengenai informasi yang penting namun tidak menyuluruh disampaikan masyarakat. Mari hidup lebih sehat dan melek literasi.

Iklan

Penulis : Ria Royani

Mahasiswi UNISA Kuningan Prodi Kesehatan Masyarakat