KUNINGAN ONLINE – Camat Jalaksana, Asikin, menyampaikan perkembangan pembentukan dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Kecamatan Jalaksana menunjukkan progres yang beragam di setiap desa.
Menurutnya, dari 15 desa yang ada di Kecamatan Jalaksana, terdapat desa yang sudah menyelesaikan pembangunan sarana koperasi, seperti Desa Padamenak dan Desa Maniskidul. Sementara desa lainnya masih berada pada berbagai tahapan pembangunan, mulai dari proses penyelesaian akhir (finishing), pembangunan fondasi, hingga progres pembangunan yang telah mencapai sekitar 50 persen.
“Progresnya variatif. Ada yang sudah beres seperti Padamenak dan Maniskidul. Ada juga yang masih tahap finishing sekitar enam sampai tujuh desa, ada yang baru membangun fondasi, dan ada yang sudah mencapai 50 persen pembangunan. Jadi memang tidak merata,” ujar Asikin kepada Kuningaonline.com, Kamis (4/6/2026).
Ia menjelaskan, secara umum desa-desa telah menyediakan lokasi untuk operasional KDMP. Bahkan beberapa koperasi yang bangunannya telah selesai sudah mulai mendapatkan dukungan sarana operasional berupa armada kendaraan.
“Kemarin ada yang sudah mendapatkan armada karena kondisi bangunannya sudah selesai. Mereka menerima kendaraan operasional berupa truk,” katanya.
Terkait bantuan kendaraan lainnya, seperti mobil pikap maupun kendaraan roda tiga (bentor), Asikin mengaku hingga saat ini belum menerima informasi lebih lanjut mengenai distribusinya.
“Untuk bentor dan kendaraan lainnya seperti pikap, sampai sekarang belum ada informasi yang kami terima,” tambahnya.
Asikin berharap Program Koperasi Desa Merah Putih yang merupakan bagian dari program strategis nasional tersebut dapat berjalan sesuai dengan perencanaan pemerintah pusat. Ia optimistis keberadaan koperasi akan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa.
“Harapannya tentu karena ini program strategis nasional, mudah-mudahan hasil kajian dari pemerintah pusat bisa berjalan sesuai rencana. Operasional koperasi sudah memiliki kajian yang matang dan diharapkan mampu menghidupkan perekonomian masyarakat serta mendorong pembangunan yang berangkat dari desa,” ungkapnya.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut akan memberikan kontribusi besar dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendukung cita-cita pembangunan nasional yang lebih maju di masa mendatang.
“Melalui penguatan ekonomi desa, kita berharap dapat ikut membangun Indonesia yang lebih maju ke depan,” pungkasnya. (OM)









