Wow! Musala di Pendopo Kuningan Didanai Agnia, Bukan dari APBD

Pemerintahan, Sosial1,647 views

KUNINGAN ONLINE – Pembangunan musala baru di kompleks Pendopo Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi dimulai, Senin (21/7/2025). Musala ini dibangun di sebelah utara pendopo, yang sebelumnya merupakan area parkir kendaraan dinas.

Prosesi peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., disaksikan sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat.

Iklan

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan tempat ibadah ini sepenuhnya berasal dari sumbangan seorang agnia (dermawan) yang memilih untuk tidak disebutkan namanya.

“Alhamdulillah, ini nol rupiah dari APBD. Murni dari seorang agnia yang ingin menyediakan tempat ibadah yang representatif, nyaman, dan bisa dimanfaatkan oleh semua,” ujar Bupati.

Iklan

Musala dirancang dengan ukuran 12 x 10 meter, dengan kapasitas sekitar 60 hingga 80 orang. Desainnya akan mengusung konsep modern yang dilengkapi taman, kolam, dan interior nyaman, sehingga dapat menjadi tempat ibadah yang menenangkan. Target penyelesaian pembangunan diperkirakan dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan.

Lebih dari sekadar sarana ibadah, Bupati berharap keberadaan musala ini dapat menjadi motivasi spiritual bagi para ASN dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Ini bukan hanya soal fasilitas fisik, tetapi pengingat spiritual agar kita selalu dekat kepada Allah dalam menjalankan amanah pemerintahan,” tambahnya.

Acara peletakan batu pertama turut dihadiri oleh Wakil Bupati Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., Pj Sekda Kuningan Beni Prihayatno, S.Sos., M.Si., para staf ahli, kepala perangkat daerah, Ketua MUI Kuningan, Camat Kuningan, Lurah Purwawinangun, serta tokoh masyarakat setempat.

Terkait nama musala, Bupati menyatakan masih dalam proses penentuan. Namun ia berharap, tempat ibadah ini nantinya dapat dimakmurkan oleh semua kalangan.

“Silakan nanti dimakmurkan, dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Bukan hanya untuk ASN, tapi untuk seluruh masyarakat,” tutupnya. (OM)