Tingkatkan Mutu dan Keselamatan Pasien, DPK Asklin Kuningan Dampingi 21 Klinik untuk Akreditasi

Informasi, Kesehatan2,926 views

KUNINGAN ONLINE – Dewan Pengurus Komisariat Asosiasi Klinik Indonesia (DPK Asklin) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Pendampingan Akreditasi bagi klinik untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pasien.

Kegiatan tersebut, diikuti sebanyak 21 Klinik se-kabupaten Kuningan, bertempat di Aula Eye Center Kuningan, Jl Jenderal Sudirman Kelurahan Awirarangan, Minggu (13/8/2023).

Iklan

Ketua DPK Asklin Kuningan, Dr. Agah Nugraha, M.K.M menerangkan kegiatan pendampingan akreditasi ini untuk pembinaan Klinik-klinik yang ada di Kuningan. Proses akreditasi sendiri ada 4 tingkatan hasil akreditasi Klinik. Pertama, tidak akreditasi, kedua terakreditasi madya, ketiga terakreditasi utama dan keempat terakreditasi paripurna

Iklan

“Jadi peserta yang offline ada 21 klinik dan 4 klinik dari luar Kuningan. Selain melakukan pembinaan untuk peningkatan mutu dan keselamatan pasien serta untuk memenuhi beberapa standar mutu yang harus dipenuhi agar bisa terakreditasi,” terang Dr. Agah didampingi Penasehat Asklin Dr. Ahmad Budi (Dokter Spesialis Mata di Eye Center).

Iklan

Ia mengatakan kegiatan Asklin ini sebagai bentuk pendampingan akreditasi sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 34 tahun 2022 tentang Akreditasi pusat kesehatan masyarakat, klinik, laboratorium kesehatan, unit transfusi darah, tempat praktik mandiri dokter, dan tempat mandiri dokter gigi.

“Dengan narasumber dari internal klinik sendiri yaitu PJ mutu klinik orinda Dr. Hj.D essy sutanti M.K.M yang kebetulan seorang surveyor akreditasi dan juga pendamping akreditasi di dinas kesehatan,” kata Agah.

Dirinya menerangkan, pentingnya akreditasi ini sebagai standarisasi pelayanan, karena pelayanan harus terstandar dan bermutu makanya pemerintah membuat elemen akreditasi dan bagi klinik yang bekerja sama dengan BPJS itu wajib mengikuti sampai akhir tahun ini.

Dari 33 klinik yang ada, Agah menjelaskan ada 1 klinik Pratama yaitu klinik polres, dan 1 klinik utama yaitu klinik Kuningan Eye Center (KEC) sudah lebih dulu di akreditasi.

“Mudah-mudahan tahun ini banyak yang terakrediatsi terutama klinik-klinik yang bekerjasama dengan BPJS dan walapun ada beberapa klinik yang belum bekerjasama dengan BPJS mereka tetap bersemangat untuk menyamakan standarisasi pelayanan dan meningkatkan mutu-mutu klinik mereka sendiri,” jelasnya.

Untuk di Kuningan sendiri ada 33 Klinik itu beberapa kelas mulai dengan, Klinik Pratama dan Klinik Utama contohnya Kuningan Eye Center, Klinik Metro, Klinik Samara, Klinik Haiza derma klinik kulit atau dokter spesialis.

“Untuk masyarakat Kuningan, jangan takut untuk berobat di klinik-klinik yang ada di Kuningan. Insya Allah dengan dilakukannya akreditasi mereka sudah terstandar dan bermutu karena ada patokan, harapan saya semua klinik di Kuningan bisa terakreditasi paripurna minimal utama,” pungkasnya. (OM)