KUNINGAN ONLINE – Menjelang bulan suci Ramadhan, Lazismu Kuningan terus memperkuat gerakan filantropi Islam melalui kegiatan rutin Sekolah Negarawan yang diselenggarakan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kuningan. Dalam kegiatan tersebut, Lazismu menyalurkan santunan kepada 11 penerima manfaat asal Desa Gunungkeling.
Kegiatan berlangsung di Rumah Sekretaris Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuningan dan dihadiri perwakilan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) serta Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah se-Kabupaten Kuningan.
Penyaluran santunan ini menjadi bagian dari komitmen Lazismu Kuningan dalam menguatkan gerakan filantropi Muhammadiyah yang terorganisir, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Manajer Lazismu Kuningan, Teguh Hariyawan, menegaskan bahwa Sekolah Negarawan memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kolektif warga Muhammadiyah terhadap pentingnya filantropi.
“Sekolah Negarawan bukan hanya ruang kaderisasi, tetapi juga menjadi media penguatan gerakan filantropi di lingkungan Muhammadiyah, khususnya di AUM dan Ortom. Kesadaran berbagi perlu dibangun secara sistematis dan berkelanjutan,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).
Menurut Teguh, momentum menjelang Ramadhan harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan penghimpunan dan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebagai wujud implementasi nilai-nilai Al-Ma’un.
“Ramadhan merupakan momentum puncak gerakan filantropi. Karena itu, semangat Al-Ma’un harus terus dihidupkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum PDM Kuningan Sueb menyampaikan apresiasi atas peran konsisten Lazismu Kuningan sebagai pilar utama filantropi Muhammadiyah di daerah.
“Lazismu Kuningan telah menjalankan peran strategis sebagai pengelola filantropi Muhammadiyah secara amanah dan profesional. Program-programnya terbukti memberikan manfaat nyata dan menjawab kebutuhan sosial masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mendorong seluruh AUM dan Ortom Muhammadiyah untuk terus memperkuat sinergi dengan Lazismu, khususnya dalam menyambut bulan Ramadhan.
“Dukungan dan keterlibatan aktif AUM dan Ortom sangat penting agar gerakan filantropi Muhammadiyah di Kuningan semakin kuat, terkoordinasi, dan memiliki daya jangkau yang luas,” pungkasnya.
Melalui kegiatan Sekolah Negarawan ini, diharapkan kolaborasi antara Lazismu, PDM, Pemuda Muhammadiyah, AUM, dan Ortom di Kabupaten Kuningan semakin solid dalam mewujudkan gerakan filantropi Muhammadiyah yang berkemajuan dan berkeadilan. (OM)





