Kuningan Jadi Lokus Magang Nasional, 40 Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Ikuti Pembinaan Intensif dari Kemenkop

KUNINGAN ONLINE – Kabupaten Kuningan kembali dipercaya menjadi lokus kegiatan tingkat nasional. Kali ini, Kementerian Koperasi dan UKM RI menempatkan 40 pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dari 34 kabupaten/kota di 10 provinsi untuk mengikuti program magang nasional sebagai bagian dari strategi pendampingan dan penguatan ekosistem usaha koperasi di seluruh Indonesia.

Program magang nasional ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membangun koperasi modern yang dikelola oleh SDM profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan ekonomi saat ini. Para peserta akan melakukan magang pada koperasi-koperasi eksisting yang dinilai berhasil menerapkan manajemen usaha secara efektif dan berkelanjutan.

Iklan

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagperin) Kabupaten Kuningan, Dr. Carlan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan Kemenkop kepada Kabupaten Kuningan.

Iklan

Iklan

Menurutnya, penunjukan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan kualitas ekosistem koperasi di daerah.

“Hari ini Kabupaten Kuningan menjadi tuan rumah untuk kegiatan magang nasional 40 pengurus Koperasi Desa Merah Putih yang berasal dari 34 kabupaten/kota di 10 provinsi. Ini adalah program resmi dari Kementerian Koperasi, dan Alhamdulillah Kuningan dipercaya sebagai lokus magang nasional bagi pengurus KDMP tersebut,” ungkap Carlan di Grand Cordela Hotel Kuninhan, Senin (17/11/2025)

Lebih lanjut Carlan menjelaskan, magang ini tidak hanya fokus pada penguasaan teknis operasional koperasi, tetapi juga pembentukan karakter dan kapasitas manajerial. Peserta akan dibimbing untuk memahami tata kelola koperasi modern, perencanaan usaha, digitalisasi layanan, hingga strategi pengembangan anggota.

“Program magang ini dirancang untuk menumbuhkan karakter profesional, kemampuan berpikir kritis, kerja sama tim, hingga etika kerja. Dengan standar pelaksanaan tingkat nasional, kami berharap peserta dapat memperluas jejaring, memahami dinamika koperasi secara langsung, dan semakin siap mengembangkan KDMP di daerah masing-masing,” tambahnya.

Selama berada di Kuningan, para peserta akan melakukan observasi lapangan, mengikuti pelatihan intensif, diskusi kelompok, dan mentoring oleh para praktisi koperasi yang telah berpengalaman. Mereka juga akan mempelajari praktik-praktik baik (best practices) dari koperasi-koperasi di Kabupaten Kuningan yang selama ini dikenal aktif dan berkembang.

Program magang KDMP sendiri merupakan bagian dari agenda besar pemerintah untuk membangun koperasi yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.

Diharapkan, para pengurus KDMP yang telah mengikuti magang ini mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, mendorong kegiatan usaha anggota, serta memperkuat ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Dengan terpilihnya Kuningan sebagai lokasi magang nasional, pemerintah daerah berharap momentum ini dapat semakin mengangkat potensi lokal, memperluas kolaborasi antar daerah, serta memotivasi koperasi-koperasi di Kuningan untuk terus berinovasi. (OM)