KUNINGAN ONLINE – Prestasi membanggakan kembali hadir dari dunia pendidikan luar biasa di Kabupaten Kuningan. Kepala SLBN Taruna Mandiri, Kokoy Kurnaeti, berhasil meraih Juara 1 Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 pada Kategori Dedikatif Kepala SLB.
Selain Kelala SLB, Guru dari Taruna Mandiri atas nama Putri Handriani, M.Pd juara 2 pada Apresiasi GTK Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 Kategori Dedikatif Guru SLB.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata dedikasi, komitmen, serta inovasi yang terus ia hadirkan dalam memajukan layanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Barat tersebut merupakan wadah apresiasi bagi tenaga pendidik dan kependidikan yang memiliki kontribusi luar biasa dalam dunia pendidikan. Para peserta dinilai dari kepemimpinan, inovasi program, dampak terhadap sekolah, dan kontribusi berkelanjutan bagi komunitas pendidikan.
Bangga Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X
SLBN Taruna Mandiri berada di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Provinsi Jawa Barat yang membawahi sejumlah sekolah negeri, termasuk sekolah luar biasa di Kabupaten Kuningan. Prestasi Kokoy tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga mengharumkan nama Wilayah X sebagai salah satu pusat penguatan pendidikan luar biasa di Jawa Barat.
Pihak Cabang Dinas Wilayah X menyambut prestasi tersebut dengan penuh apresiasi. Dedikasi yang ditunjukkan Kokoy dinilai mampu memberikan warna baru dalam pengelolaan SLB, terutama dalam pendekatan pembelajaran berbasis kemandirian dan vokasi. Inovasi yang dikembangkan juga dianggap relevan dengan kebutuhan masa depan anak-anak berkebutuhan khusus.

Kepemimpinan yang Menggerakkan Perubahan
Selama memimpin SLBN Taruna Mandiri, Kokoy Kurnaeti dikenal sebagai figur yang konsisten mengedepankan pendekatan humanis dan kolaboratif. Ia tidak hanya berfokus pada proses belajar mengajar, tetapi juga penguatan karakter dan kemandirian peserta didik. Berbagai program keterampilan vokasi, pembinaan bakat, hingga pemberdayaan keluarga siswa terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Sekolah juga aktif mengembangkan kemitraan dengan berbagai pihak, mulai dari dunia usaha untuk pembinaan vokasional, komunitas disabilitas, hingga perguruan tinggi. Upaya kolaboratif ini menjadi salah satu poin kuat yang mendorong Kokoy meraih juara di tingkat provinsi.
Ucapan Terima Kasih untuk Semua Pihak
Dalam keterangannya, Kokoy menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas raihan yang didapat pada ajang GTK Jabar.
“Alhamdulillah, dapat Juara 1 pada Apresiasi GTK Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025. Selain saya, ada juga Guru dari Taruna Mandiri atas nama Putri Handriani, M.Pd juara 2 pada Apresiasi GTK Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 Kategori Dedikatif Guru SLB,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).
“Terima kasih kepada keluarga yang selalu menjadi sumber kekuatan dan doa bagi saya, para guru dan tenaga kependidikan yang setiap hari bekerja dengan hati, para orang tua siswa yang selalu bersinergi dengan sekolah, serta seluruh peserta didik yang menjadi inspirasi terbesar dalam setiap langkah kami,” tambahnya.
Tak lupa, ia memberikan penghargaan khusus kepada BBGTK Provinsi Jawa Barat yang telah menyelenggarakan kompetisi ini.
“Terima kasih kepada BBGTK Jawa Barat atas kesempatan dan ruang apresiasi yang diberikan kepada kami. Kegiatan ini benar-benar menjadi pemacu semangat bagi semua insan pendidikan luar biasa,” ucapnya.
Melaju ke Tingkat Nasional Wakili Jawa Barat
Dengan raihan prestasi tersebut, Kokoy Kurnaeti secara resmi akan mewakili Provinsi Jawa Barat di tingkat nasional pada ajang Apresiasi GTK Tahun 2025. Persiapan menuju kompetisi tingkat nasional pun mulai dilakukan, termasuk penguatan dokumen inovasi, penajaman program unggulan, dan pendalaman materi presentasi.
Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X serta berbagai pihak di Kuningan menyatakan siap memberikan dukungan penuh untuk keberangkatan Kokoy menuju kompetisi nasional.
Dampak Positif bagi Sekolah dan Daerah
Prestasi ini memberi energi baru bagi seluruh civitas SLBN Taruna Mandiri. Para guru menyatakan semakin termotivasi untuk menghasilkan pembelajaran yang kreatif, ramah, dan adaptif terhadap kebutuhan siswa.
Orang tua siswa pun menyambut baik pencapaian tersebut, yang dinilai mencerminkan peningkatan kualitas layanan pendidikan luar biasa di sekolah.
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menilai Kokoy sebagai pemimpin sekolah yang mampu menghadirkan perubahan nyata, mulai dari penguatan manajemen sekolah, peningkatan kualitas pembelajaran, hingga kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Mengukuhkan Diri sebagai SLB Rujukan di Kuningan
Prestasi Kokoy Kurnaeti meneguhkan SLBN Taruna Mandiri sebagai salah satu SLB rujukan di Kabupaten Kuningan. Pencapaian ini membuktikan bahwa kerja keras, komitmen, dan inovasi memiliki dampak signifikan terhadap kemajuan pendidikan inklusif di Jawa Barat.
“Penghargaan ini bukan hanya milik saya, tetapi milik seluruh tim yang bekerja sepenuh hati untuk anak-anak hebat di sekolah kami,” kata Kokoy dalam penutup pernyataannya.
Dengan melaju ke tingkat nasional, Kokoy membawa harapan besar bagi masyarakat Kuningan dan Jawa Barat bahwa pendidikan luar biasa dapat terus berkembang, memberikan ruang yang lebih luas bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk berdiri sejajar dan meraih masa depan terbaik mereka. (OM)





