KUNINGAN ONLINE – Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (Hima Tepa) Universitas Islam Al-Ihya Kuningan berkolaborasi dengan Desa Linggarjati dan Karang Taruna Linggarjati menggelar kegiatan seminar dengan tema “Membangun Kepercayaan Konsumen Melalui Kemasan dan Label Informasi Produk Pangan”.
Kegiatan tersebut, sebagai bagian dari upaya mendukung perkembangan produk pangan lokal yang aman dan berkualitas, di Balai desa Linggarjati, Minggu (27/10/2024). Acara ini melibatkan mahasiswa, para pelaku usaha kecil dan menengah, serta masyarakat desa.
Menurut Ketua Hima Tepa Unisa, Siti Nur Hamidah, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pelaku usaha tentang pentingnya peran kemasan dan label informasi pada produk pangan.
“Hal ini tidak hanya berdampak pada estetika dan daya tarik produk, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap keamanan dan kualitas produk pangan,” tuturnya.
Ia menjelaskan, seminar ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membantu pelaku UMKM lokal agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas dengan produk yang terjamin keamanan serta informasi yang transparan.
Pihaknya menambahkan bahwa acara ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung kemajuan produk pangan lokal.
“Kami percaya bahwa produk pangan yang memiliki kemasan menarik dan label informasi yang lengkap akan lebih mudah menarik minat konsumen, dan lebih jauh lagi akan membangun kepercayaan yang mendalam terhadap produk tersebut. Oleh karena itu, kami ingin berbagi pengetahuan ini dengan masyarakat Desa Linggarjati, khususnya para pelaku usaha UMKM, agar bersama-sama kita bisa menghasilkan produk pangan yang lebih baik,” tambahnya.
Ditempat yang sama, Kepala Desa Linggarjati, Unang Unarsan mengucapkan terima kasih kepada Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan UNISA yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan edukatif ini.
Ia berharap agar kegiatan ini dapat menjadi titik awal bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM di Desa Linggarjati, untuk lebih memahami pentingnya kualitas kemasan dan label produk pangan yang mereka hasilkan.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan Karang Taruna ini. Semoga dengan adanya kegiatan ini, para pelaku UMKM kita dapat semakin percaya diri dalam memasarkan produknya ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Kepala Desa Unang.
Ketua Karang Taruna Linggarjati menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat desa, khususnya para pemuda yang ingin mulai berbisnis di bidang produk pangan.
“Kemasan dan label yang baik tidak hanya mendukung penjualan, tetapi juga menambah nilai bagi produk itu sendiri. Kami ingin para pemuda desa bisa ikut memajukan produk lokal dengan cara yang lebih profesional,” ujarnya.
Selain itu, Dekan Fakultas Teknik Unisa, Zaenal Gofur menambahkan bahwa program seperti ini adalah bagian dari upaya Unisa untuk mendukung kemajuan ekonomi lokal serta memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dan mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah.
“Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan Universitas Islam Al-Ihya Kuningan dalam membantu peningkatan kualitas produk pangan lokal di Linggarjati. Dengan adanya seminar ini, Hima Tepa berharap bahwa edukasi tentang pentingnya kemasan dan label informasi produk pangan bisa terus berlanjut ke berbagai desa lainnya di Kuningan,” ungkapnya.
Ke depan, diharapkan akan ada program pendampingan lanjutan bagi para pelaku UMKM agar bisa terus meningkatkan kualitas produk mereka.
“Dukungan dari pemerintah desa, karang taruna, serta institusi pendidikan diharapkan bisa menciptakan sinergi yang berkelanjutan dalam membangun produk pangan lokal yang berkualitas, aman, dan terpercaya di mata konsumen,” pungkasnya. (OM)





