PKK Kuningan Mantapkan Peran Kader, Perkuat Kemandirian Ekonomi Rumah Tangga

KUNINGAN ONLINE — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kuningan terus memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat melalui Program Gelari Pelangi (Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan, Keterampilan, dan Pengelolaan Ekonomi).

Sosialisasi program tersebut digelar Pokja II TP PKK Kabupaten Kuningan di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Kamis (12/2/2026), secara luring dan daring. Kegiatan ini melibatkan jajaran pengurus PKK tingkat kabupaten hingga kecamatan, serta didukung berbagai perangkat daerah.

Iklan

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Hj. Ela Dian (Bunda El), narasumber dari TP PKK Provinsi Jawa Barat Laksmi Purwanti Margarani, S.Si., dan Dr. Fitriyani Kosasih, S.Pd.I., M.Pd.I., Ketua Pokja II TP PKK Kabupaten Kuningan Rika Farliani, S.E., M.Si., para Ketua TP PKK kecamatan, jajaran perangkat daerah mitra, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, M.Si.

Ketua Pokja II TP PKK Kabupaten Kuningan, Rika Farliani, menyampaikan bahwa Gelari Pelangi merupakan program strategis yang menyentuh langsung fondasi ketahanan keluarga, khususnya pada aspek pendidikan, keterampilan, dan pengelolaan ekonomi rumah tangga.

Iklan

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan seluruh kader memiliki pemahaman yang sama dan mampu menerjemahkan program ke dalam aksi nyata di lapangan. Gelari Pelangi harus memberikan dampak langsung bagi kemandirian keluarga,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas kader sebagai ujung tombak pelaksanaan program di tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, kader harus mampu menjadi pendamping, motivator, sekaligus penggerak ekonomi keluarga.

Sementara itu, Bunda El menegaskan bahwa keluarga merupakan pusat pembangunan sumber daya manusia. Gelari Pelangi, kata dia, menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi momentum menyatukan langkah. Kita ingin seluruh pengurus bergerak bersama dan menghadirkan perubahan nyata bagi keluarga di Kuningan,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi sinergi lintas sektor yang melibatkan berbagai OPD, seperti DPMD, Disdik, Disarpus, Diskopdagperin, Disporapar, DPPKBP3A, Diskatan, hingga Disnakertrans. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci agar program berjalan efektif di setiap kecamatan dan desa.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, menambahkan bahwa Gelari Pelangi memiliki keterkaitan erat dengan penguatan ketahanan pangan dan ekonomi keluarga.

“Ketahanan pangan dimulai dari rumah tangga. Ketika keluarga memiliki keterampilan, usaha produktif, dan pemahaman pengelolaan ekonomi, maka stabilitas sosial dan ekonomi daerah akan semakin kuat,” ujarnya.

Diskatan, lanjutnya, berkomitmen mendukung pemberdayaan keluarga melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan, edukasi konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA), serta penguatan usaha ekonomi produktif.

Melalui sosialisasi ini, peserta diharapkan mampu menyusun rencana tindak lanjut yang konkret di wilayah masing-masing, sehingga Gelari Pelangi benar-benar menjadi motor penggerak terwujudnya keluarga Kuningan yang berpendidikan, terampil, mandiri secara ekonomi, dan berdaya saing. (OM)