KUNINGAN ONLINE – Peringatan HUT ke 60 Partai Golkar Kabupaten Kuningan melakukan sejumlah kegiatan yang dimulai dengan ziarah ke makam para pendiri dan mantan ketua partai di wilayah setempat pada Minggu (27/10/2024).
Kegiatan berlanjut pada siang harinya dengan bakti sosial ke keluarga besar mantan pengurus Golkar, dan diakhiri sore hari dengan silaturahmi bersama jajaran pengurus partai.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting serta perwakilan dari partai koalisi lainnya. Termasuk Calon Bupati Dian Rachmat Yanuar dan Calon Wakil Bupati Tuti Andriani (Dirahmati) nomor 01.
Wakil Ketua DPD Golkar Kuningan, Ilham Ramdhani menjelaskan, bahwa momen ini digunakan untuk memperkuat konsolidasi partai menuju Pilkada mendatang.
“Pesan utama yang kami tekankan dalam milad kali ini adalah konsolidasi menyeluruh dari tingkat atas hingga ranting, khususnya untuk pemenangan Pilkada,” kata Ilham sekaligus sebagai Juru Bicara Tim Pemenangan Dirahmati nomor 01.
Menurutnya, seluruh pengurus di 376 desa/kelurahan dan 1.926 TPS sudah siap bergerak, dan dalam dua minggu ke depan, seluruh TPS akan memiliki tim pemenangan yang aktif.
Bahwa persiapan saksi dari kandidat dan tim pemenangan sudah lengkap, dan seluruh data telah diserahkan kepada KPU sesuai persyaratan administrasi.
“Sekarang kami fokus pada pembentukan tim pemenangan tingkat TPS yang sudah mencapai sekitar 80 persen,” jelasnya.
Kepemimpinan Ketua DPD Golkar Kuningan, Asep Setia Mulyana, mendapat apresiasi dari berbagai pihak, terutama dari para senior Golkar yang hadir dalam acara tersebut.
“Periode kepemimpinan Pak Asep ini berhasil merangkul semua generasi, baik senior, generasi sekarang, maupun generasi muda. Alhamdulillah, semua solid di bawah kepemimpinan beliau,” ucap Ilham.
Ditanya soal survei internal Golkar sendiri, Ia menyebut, jika hasilnya menunjukkan keunggulan pasangan calon yang didukung oleh partai yaitu Dirahmati (Dian Rachmat Yanuar dan Tuti Andriani).
“Hasil survei menunjukkan kami unggul dengan margin error sekitar 3-4 persen dari kandidat lain,” ungkapnya.
Pendukung pasangan Dirahmati didominasi oleh kelompok usia 20-40 tahun, ekonomi menengah, dan lulusan SMA ke atas.
“Kami yakin bahwa dukungan ini adalah dari pemilih rasional dan terdidik,” tutupnya. (OM)





