KUNINGAN ONLINE – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kuningan kembali mencuri perhatian publik. Di bawah kepemimpinan Yudi Nugraha, S.Sos., M.Si., dinas ini tak hanya mempercepat layanan administrasi, tetapi juga menyabet berbagai penghargaan prestisius tingkat nasional.
Lewat inovasi program “100 Hari Kerja, Satu Jam Saja”, Disdukcapil Kuningan berhasil mencatatkan capaian luar biasa. Hingga 16 Mei 2025, sebanyak 65.227 dokumen kependudukan telah diterbitkan—mulai dari KTP, KK, akta kelahiran, hingga dokumen penting lainnya—semuanya dilayani maksimal dalam waktu hanya satu jam.
Tak hanya unggul dalam kecepatan, kualitas layanan Disdukcapil Kuningan juga mendapat pengakuan dari berbagai lembaga nasional, antara lain:
Kadisdukcapil Terinovatif Tingkat Provinsi Jawa Barat yakni Nilai Ombudsman RI: 94,33 (Predikat A), Kemendagri: 88,95 (Tertinggi Nasional), KemenPAN-RB: 4,41 (Sangat Baik), Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM): 82,44 (Sangat Baik), Nilai Reformasi Birokrasi: 75,48 (Predikat BB), naik dari sebelumnya 56,10.
Kepala Disdukcapil Kuningan, Yudi Nugraha, mengungkapkan bahwa berbagai pencapaian tersebut merupakan buah dari kerja tim yang solid dan semangat untuk terus berinovasi.
“Kami ingin masyarakat merasa mudah, nyaman, dan cepat saat berurusan dengan Disdukcapil. Ini bukan sekadar pelayanan, tapi bentuk nyata pengabdian,” ujarnya kepada Kuninganonline.com, Kamis (22/5/2025).
Yudi Nugraha menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam setiap lini pelayanan. Integrasi sistem, penguatan SDM, dan kemudahan akses melalui layanan online menjadi bagian dari strategi jangka panjang.
“Kami tidak ingin berhenti di sini. Target kami adalah membangun ekosistem layanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga transparan dan akuntabel,” tegas Yudi.
Keberhasilan Disdukcapil Kuningan juga tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah daerah. Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar dalam beberapa kesempatan menyampaikan apresiasi atas terobosan yang dilakukan Disdukcapil.
Menurutnya, layanan administrasi kependudukan yang prima adalah fondasi penting dalam pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan hak-hak dasar warga negara.
“Langkah-langkah yang dilakukan Disdukcapil Kuningan merupakan contoh konkret reformasi birokrasi di level pelayanan paling dekat dengan rakyat,” ujarnya.
Dengan berbagai penghargaan dan inovasi yang telah dicapai, Disdukcapil Kuningan menargetkan diri untuk naik kelas sebagai pelayan publik yang setara dengan standar global. Konsistensi, inovasi berkelanjutan, serta komitmen terhadap integritas menjadi kunci utama menuju ke sana. (OM)





