BAZNAS Kuningan Galang Dana untuk Palestina, Mari Saling Bahu Membahu

Informasi, Sosial3,376 views

KUNINGAN ONLINE – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan, Jumat (3/11/23) bergerak menggalang donasi untuk rakyat Palestina.

Hal ini dilakukan sesuai seruan Baznas RI kepada Baznas provinsi, Baznas kabupaten/kota, serta lembaga amil zakat (LAZ) di seluruh Indonesia untuk menggalang bantuan bagi krisis kemanusiaan yang melanda warga Palestina.

Iklan

Ketua Baznas Kabupaten Kuningan, melalui Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Dana, Dr. KH. Aang Asy’ari, Lc., MA, selaku Koordinator penggalangan dana untuk Palestina, mengutuk sangat keras tindakan kejam dan tidak manusiawi penjajah Israel terhadap warga Palestina dan menyerukan kepada masyarakat untuk bahu membahu membantu rakyat Palestina dengan cara apapun, termasuk dengan doa dan sumbangan materi semampunya.

“Donasi masyarakat melalui Baznas akan disalurkan untuk membantu anak-anak dan ibu yang menjadi korban perang di Palestina, baik dalam bentuk bantuan kebutuhan hidup sehari-sehari, obat-obatan, alat kesehatan dan beasiawa,” ungkap Aang dalam keterangan tertulis, Minggu (5/11/2023).

Iklan

Aang menegaskan bahwa Baznas kabupaten Kuningan akan menggalang donasi hingga akhir bulan November 2023. Baznas mengajak masyarakat Indonesia untuk berdonasi dan mendoakan keselamatan warga Palestina yang hidup sengsara di bawah penjajahan Istael.

“Bantuan dapat disalurkan melalui transfer ke rekening BSI BAZNAS Kab. Kuningan 7007529052. Untuk konfirmasi transfer silahkan kirim melalui WA di : 087 723 115 511,” tegasnya.

Untuk mekanisme pengiriman bantuan, Aang menjelaskan, bahwa mengingat konflik terbaru, bantuan akan diserahkan melalui Baznas RI yang kemudian akan disalurkan mengikuti ketentuan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.

Kemlu RI menyarankan, sementara ini bantuan dapat disalurkan melalui Komite Internasional Palang Merah (ICRC) karena lembaga kemanusiaan masih belum diperkenankan masuk ke Gaza.

ICRC adalah organisasi internasional yang bertujuan menjamin perlindungan dan bantuan kemanusiaan bagi korban konflik bersenjata dan situasi kekerasan lain.

Aang juga mewanti-wanti kepada para donatur untuk tidak sembarangan menyalurkan donasi untuk warga Palestina. Sebelum donasi, sebaiknya perlu tahu ciri-ciri penyalur donasi yang kredibel.

“Sebab, tak jarang ada oknum tidak bertanggung jawab melakukan penipuan atau menyunat bantuan yang seharusnya menjadi haj warga Palestina,” pungkasnya. (OM)