KUNINGAN ONLINE – Sejumlah aset Pemerintah Daerah menghilang hingga ada beberapa bagian pindah tangan mendapat tanggapan dari Ketua Komisi III DPRD, Dede Sudrajat. Pihaknya mengaku prihatin dengan kinerja pemerintah daerah yang belum menginventarisasi aset-aset daerah.
“Iya, kami sangat prihatin dengan aset Pemda diduga hilang. Ada yang pindah tangan serta kepemilikan, dari tingkat pengusaha hingga ada beberapa aset pindah tangan alias di miliki pejabat,” kata Dede sekaligus Politisi PKS Kuningan saat memberikan keterangan di ruang Fraksi PKS Gedung DPRD, Senin (25/10/2021).
Keprihatinan lain muncul, Dede menerangkan setiap rapat dengar pendapat melalui mitra kerja. Jumlah atau data aset Pemda tidak pernah terbuka. Padahal, lanjutnya, aset Pemda itu wajib diketahui oleh kalangan masyarakat luas, sehingga kondisinya menjadi tanggungjawab bersama.
“Bagaimana pemerintah akan serius dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Sementara data aset saja tidak tertib, sehingga kami di DPRD tidak mengetahui berapa jumlah, titik, lokasinya dimana saja,” ujarnya.
Selain itu, Dede berharap etos kerja Pemda Kuningan bisa lebih serius. Pasalnya, dalam beberapa waktu kebelakang ada laporan dari masyarakat terkait lahan atau aset Pemda pindah tangan.
“Betul, belum lama kami menerima laporan ada beberapa lahan atau aset Pemda pindah tangan. Tindakan ini jelas kegiatan buruk dan harus mendapat pengawasan bersama sehingga aset itu terjaga,” imbuhnya.
Menyinggung soal aset Pemda bergerak, Dede mengaku tidak menampik bahwa jumlah kendaraan dinas itu tidak terkendali. Dalam urusan lelang hingga menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat.
“Dalam kegiatan lelang aset bergerak itu sifatnya terbuka, jadi kami mohon Pemda harus serius soal penanganan dan mengurusi aset – aset Pemda ini,” pungkasnya. (OM)









