KUNINGAN ONLINE – Dinamika politik menjelang kontestasi Pilkada Kabupaten Kuningan mulai menunjukkan geliatnya. Politisi muda Partai Demokrat sekaligus mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Yosa Octora Santono, menyatakan dukungan penuh kepada senior partainya, Mamat Robby Suganda, yang mulai disebut-sebut sebagai salah satu figur potensial dalam perhelatan politik mendatang.
Menurut Yosa, sosok Mamat Robby bukanlah nama baru bagi masyarakat Kuningan. Pengalaman sebagai mantan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat serta pernah maju dalam kontestasi pemilihan wakil bupati menjadi modal politik yang kuat untuk kembali bertarung.
“Alhamdulillah, kalau melihat figur Pak Haji Mamat Robby, masyarakat Kuningan, khususnya keluarga besar Demokrat, sudah sangat mengenal beliau. Jika beliau kembali maju atas keinginan pribadi maupun dorongan kader, tentu beliau menjadi salah satu kandidat yang cukup diunggulkan,” ujar Yosa kepada Kuninganonline.com, Kamis (4/6/2026).
Yosa menegaskan dirinya tetap loyal kepada Partai Demokrat dan tidak terpengaruh berbagai spekulasi politik yang berkembang. Ia menilai dinamika politik merupakan hal yang wajar, namun kader harus tetap fokus pada penguatan partai.
Menurutnya, strategi Demokrat ke depan tidak hanya berkutat pada persiapan menghadapi kontestasi eksekutif, tetapi juga harus memperkuat basis legislatif dan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah.
Ia menilai popularitas Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, yang memiliki daya tarik kuat di kalangan generasi muda harus mampu diterjemahkan menjadi kerja politik nyata oleh jajaran pengurus mulai dari DPC, PAC hingga ranting.
“Kita ingin kejayaan Demokrat seperti saat era kepemimpinan Pak Toto yang berhasil meraih kursi pimpinan DPRD bisa kembali terulang. Struktur partai harus aktif menyampaikan program dan gagasan ke masyarakat. Jangan sampai kuat di media sosial, tetapi lemah di akar rumput,” tegasnya.
Saat ditanya mengenai peluang dirinya kembali maju dalam Pemilu 2029, Yosa mengaku belum memiliki target politik pribadi. Ia menilai setiap langkah politik harus melalui pertimbangan matang, dukungan keluarga, doa, serta mekanisme resmi partai.
Sebagai kader, lanjut Yosa, dirinya akan selalu siap menjalankan keputusan partai. Namun ia menegaskan pentingnya menghormati para senior yang telah lebih dulu berkiprah dan berkontribusi bagi Demokrat.
“Kalau diperintah partai tentu harus siap. Tetapi kita juga memiliki senior seperti Pak Haji Mamat Robby yang harus dihormati. Saya siap mendukung penuh beliau. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh kader bersatu untuk kejayaan Partai Demokrat,” pungkasnya. (OM)








