Semangat Kemerdekaan, Lapas Kuningan Berikan Remisi untuk Ratusan Warga Binaan

Hukum, Sosial2,264 views

KUNINGAN ONLINE – Memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menyerahkan remisi umum dan remisi dasawarsa kepada warga binaan, Minggu (17/8/2025). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar.

Dalam sambutannya, Bupati Dian Rachmat Yanuar menegaskan bahwa remisi bukan semata pengurangan masa pidana, melainkan bentuk penghargaan bagi warga binaan yang mampu menunjukkan sikap positif serta mengikuti program pembinaan dengan baik.

Iklan

“Remisi ini diharapkan menjadi motivasi bagi saudara-saudara sekalian untuk terus berbenah diri, sehingga kelak dapat kembali ke tengah masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Julianto Budhi Prasetyono, menjelaskan bahwa total warga binaan saat ini berjumlah 428 orang, terdiri dari 367 narapidana dan 61 tahanan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 309 narapidana diusulkan mendapat Remisi Umum (RU) dan 333 orang mendapat Remisi Dasawarsa (RD).

Iklan

“Remisi ini diberikan sebagaiRemisi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi bagi warga binaan yang telah berkelakuan baik dan mengikuti program pembinaan di Lapas. Dengan adanya remisi, diharapkan mereka lebih cepat kembali ke masyarakat dan mampu memperbaiki diri,” ungkap Julianto.

Rincian Penerima RemisiRemisi Umum I (RU I): 302 orang dengan pengurangan masa tahanan 1–6 bulan.

Remisi Umum II (RU II): 7 orang, langsung bebas pada hari ini.

Remisi Dasawarsa I (RD I): 323 orang dengan pengurangan 8 hingga 90 hari.

Remisi Dasawarsa II (RD II): 10 orang, 5 di antaranya langsung bebas.

Dengan demikian, 12 warga binaan dipastikan bebas tepat pada Hari Kemerdekaan.

Acara berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Para warga binaan yang mendapat remisi tampak gembira dan berterima kasih atas perhatian pemerintah. Momentum ini sekaligus menjadi wujud semangat kemerdekaan yang memberi harapan baru untuk menata kehidupan. (OM)