KUNINGAN ONLINE — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80, Keluarga Besar Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Kertawangunan melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih di Lapangan Al-Fauzan, Kampus 2 Yayasan Nurul Huda, dengan penuh khidmat.
Upacara tersebut diikuti oleh seluruh unsur keluarga besar yayasan, mulai dari Dewan Kiyai, Dewan Asatidz/Asatidzah, para guru, hingga para santri dari berbagai jenjang pendidikan. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata semangat kebersamaan sekaligus pengingat pentingnya persatuan dalam memperingati momentum bersejarah bangsa.
Bertindak sebagai pembina upacara, Ust. Affan Abdul Gofar, S.H., selaku Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, menyampaikan amanat tentang pentingnya meneladani perjuangan para pahlawan bangsa. Ia menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah dari penjajah, melainkan hasil perjuangan gigih dan pengorbanan para pendiri bangsa.
“Sebagai generasi penerus, khususnya para santri, kita memiliki kewajiban untuk mengisi kemerdekaan dengan karya nyata, pengabdian, serta semangat belajar yang tinggi. Kita juga harus menjaga kedaulatan bangsa ini dengan menjaga ideologi negara, yaitu Pancasila. Maka siapa pun yang berupaya merongrong atau mengganti Pancasila, para santri harus menjadi garda terdepan untuk menghadapinya,” tegasnya.
Prosesi berlangsung dengan tertib, diawali laporan komandan upacara, pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera dari santri pilihan, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan penuh semangat. Suasana semakin khidmat ketika upacara ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, keselamatan, serta kemajuan bagi bangsa Indonesia, seraya mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kecintaan terhadap tanah air, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah di lingkungan pesantren. Bagi Yayasan Nurul Huda Kertawangunan, upacara kemerdekaan merupakan komitmen nyata dalam mendidik generasi yang berakhlak mulia, berkarakter kuat, serta memiliki semangat nasionalisme yang kokoh. (OM)





