Bekali Skill Jaringan, SMK Muhammadiyah 2 Kuningan Adakan Training MTCNA

Pendidikan, Sosial117 views

KUNINGAN ONLINE — SMK Muhammadiyah 2 Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul dan siap bersaing di dunia kerja.

Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan kegiatan Training and Certification MTCNA (MikroTik Certified Network Associate) yang berlangsung selama tiga hari, mulai 30 April hingga 2 Mei 2026.

Iklan

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Mikrotik Academy SMK Muhammadiyah 2 Kuningan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi siswa, khususnya di bidang jaringan komputer. Teknologi MikroTik yang saat ini широко digunakan di dunia industri menjadi fokus utama dalam pelatihan tersebut.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Kuningan, Imam Sholihin, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membekali siswa dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan industri.

Iklan

“Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, kami ingin memastikan siswa tidak hanya memiliki pengetahuan teori, tetapi juga keterampilan praktis yang teruji dan diakui secara internasional,” ujarnya kepada Kuninganonline.com, Senin (4/5/2026).

Iklan

Ia menjelaskan, selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan pembekalan materi secara intensif, dilanjutkan dengan praktik langsung hingga mengikuti ujian sertifikasi berstandar internasional.

“Proses ini dirancang untuk memastikan siswa mampu mengaplikasikan ilmunya dalam situasi nyata,” jelasnya.

Sertifikasi MTCNA yang diperoleh memiliki pengakuan internasional dan berlaku selama tiga tahun. Hal ini menjadi nilai tambah penting bagi para siswa dalam menghadapi persaingan di dunia kerja, terutama di era digital yang menuntut keahlian teknis yang terverifikasi.

Sebagai informasi, SMK Muhammadiyah 2 Kuningan memiliki sejumlah kompetensi keahlian unggulan, di antaranya Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), Farmasi Klinis dan Komunitas, serta Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).

Dengan adanya program ini, SMK Muhammadiyah 2 Kuningan terus berupaya menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Sekolah menilai bahwa kombinasi antara pendidikan akademik dan sertifikasi profesional merupakan kunci dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global,” tuturnya.

Ke depan, kegiatan serupa akan terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas lulusan serta memperkuat link and match antara dunia pendidikan dan industri. (OM)