Sekda Kuningan, Penanggulangan Kemiskinan Menjadi PR Bersama

KUNINGAN ONLINE – Pemerintah Kabupaten Kuningan memiliki Pekerjaan Rumah (PR) dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah, Dian Rachmat Yanuar saat ditemui diruang kerjanya, Senin (4/9).

“Ada hal yang harus segera cepat ditangani, salah satunya kemarin kita sudah melakukan rapat bersama pak Bupati, Wakil Bupati selaku ketua TKPK (Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan), SKPD terkait membahas langkah-langkah kongkrit,” ujar Dian.

Iklan

Ia menjelaskan, pertama langkah-langkah yang diawali dengan melakukan pemutakhiran data terlebih dahulu pada tingkat RT/RW di Desa. Sebab, menurutnya persoalan sosial itu harus diupdate melalui data sehingga diharapkan data yang keluar betul-betul terupdate.

“Jadi pak Bupati menyampaikan 10 hari penyelesaian data ini dapat terselesaikan dengan baik dan akurat,” tuturnya.

Iklan

Pihaknya menegaskan, dalam penyusunan Anggaran Pendapat Belanja Desa (APBDes) dan pembuatan Rencana Anggaran Kegiatan (RAK) dari pihak Pemerintah Desa (Pemdes) ikut mendorong program baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi maupun daerah.

“Kedepan, penyusunan program ditingkat desa dapat meningkatkan kapasitas warga yang termasuk miskin ekstrem. Jadi, jangan sampai hanya memberikan bantuan tapi tidak melakukan pembinaan untuk membangkitkan kemandirian masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya akan memperkuat institusi di bidang kesehatan melalui Posyandu dalam memperdayakan kemiskinan ini.

Kemudian, bidang pembangunan infrastruktur akan lebih difokuskan di kantong-kantong Desa yang masuk kemiskinan ekstrem.

“Di Kuningan yang masuk desa kemiskinan ekstrem, ada 25 Desa dari 5 Kecamatan. Adapun persoalan pada bidang pendidikan pun menjadi Fokus dalam penanggulangan kemiskinan,” ujarnya.

Dirinya berharap, dengan kebutuhan secara by name by address. Persoalan kemiskinan dapat terurai dan terselesaikan.

Lebih lanjut, Dian menyampaikan bahwa untuk pemerintah desa yang berhasil menurunkan angka kemiskinan. Kedepannya, akan diberikan reward and fanisment.

“Iya, target kami pemerintah desa yang berhasil menurunkan angka kemiskinan diberikan reward and fanisment. Jadi, diharapkan RAK harus lebih fokus terhadap penanggulangan kemiskinan,” pungkasnya. (OM)