KUNINGAN ONLINE – Kabar membanggakan datang dari Tim Jelajah SDIT Al-Fattah Kuningan. Pada Sabtu (22/11), mereka berhasil meraih Juara 1 dalam event Scavenger Hunt atau Jelajah 2025, sebuah ajang edukatif yang diikuti siswa kelas 4–6 sekolah dasar se-Kabupaten Kuningan.
Kegiatan berlangsung pada Sabtu (15/11) di lingkungan sekitar SMP Linimasa, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Dalam lomba tersebut, para peserta diuji kemampuan navigasi, pemecahan masalah, ketangkasan, dan kerja sama tim. SDIT Al-Fattah keluar sebagai juara setelah mengumpulkan poin tertinggi dari seluruh rangkaian tantangan.
Pendamping Tim Jelajah SDIT Al-Fattah, Yuli Yulia, S.Pd., mengaku sangat bersyukur atas capaian tersebut.
“Usaha tidak akan mengkhianati hasil. Tetapi kami tahu bahwa semua ini berkat dukungan para kiai, asatidz, asatidzah, dan seluruh santri SDIT Al-Fattah Kuningan. Ini anugerah dari Allah Swt. Dia memberikan segala nikmat-Nya agar kami bisa menggapai apa yang kami impikan,” ungkapnya.
SDIT Al-Fattah dikenal sebagai sekolah Islam dengan pendekatan kurikulum internasional. Sekolah ini menjadi SD pertama di Kabupaten Kuningan yang menerapkan kurikulum internasional untuk pembelajaran di tingkat dasar.
Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Al-Fattah, KH Aang Asy’ari, menjelaskan bahwa Al-Fattah hadir sebagai lembaga yang mengintegrasikan nilai Islam, keunggulan akademik, dan wawasan global.
“Dengan komitmen mencetak generasi Qur’ani yang cerdas dan berakhlak mulia, kami menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, nyaman, dan bernuansa islami,” ujarnya.
SDIT Al-Fattah menyediakan dua pilihan sistem pendidikan sesuai kebutuhan siswa dan orang tua: Full Day School, dengan pembelajaran dari pagi hingga sore, disertai pembiasaan ibadah, tahfidz, serta penguatan karakter.
Boarding School, berbasis asrama dengan pembinaan intensif 24 jam yang membentuk kedisiplinan dan kemandirian dalam suasana islami.
Keduanya dirancang untuk membentuk pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, berempati, cinta ilmu, agama, dan negara.
Selain itu, SDIT Al-Fattah menerapkan kombinasi kurikulum nasional dan kurikulum internasional pada mata pelajaran: Bahasa Inggris, Matematika dan Sains.
Dengan metode aktif, komunikatif, dan berbasis life skill, siswa dilatih memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kompetitif secara global tanpa meninggalkan identitas keislaman. Tagline SDIT Al-Fattah: “Sekolah Islam, Kurikulum Internasional.” (OM)





