Sastra Muda Menggores Realitas, SMPN 1 Cilimus Luncurkan Buku Puisi Essay dan Rayakan Ulang Tahun Necis Mini Theater

Pendidikan, Sosial409 views

KUNINGAN ONLINE – Dalam suasana penuh semangat literasi, SMP Negeri 1 Cilimus menggelar perayaan Bulan Bahasa yang sarat makna. Acara yang berlangsung pada Selasa (11/11/2025) itu menjadi momen bersejarah bagi keluarga besar sekolah, dengan Launching Buku Antologi Puisi Essay karya 21 siswa bertajuk “Sastra Muda Masa Depan Bangsa Menggores Realitas” sekaligus peringatan ulang tahun pertama Necis Mini Theater.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bunda Literasi Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Dian Rachmat Yanuar, serta Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Dr. Udin Khaerudin, M.Pd.

Iklan

Kepala SMPN 1 Cilimus, Ida Nurhaeda, menyampaikan bahwa penerbitan buku puisi essay merupakan tindak lanjut dari kegiatan literasi bersama Gol A Gong, Duta Baca Nasional, yang sempat berkunjung ke sekolah tersebut beberapa waktu lalu.

Iklan

Iklan

“Gol A Gong memberikan tantangan kepada siswa untuk menulis puisi esai. Tantangan itu kemudian kami jadikan gerakan nyata dengan membukukan karya mereka. Hari ini, hasilnya bisa kita rayakan bersama,” ujar Ida dengan bangga.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus berkarya di bidang sastra.

“Semoga semakin banyak siswa yang berani menulis dan mengekspresikan diri lewat karya sastra. Literasi bukan hanya membaca dan menulis, tapi juga berpikir kritis dan berani berbagi ide,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Bunda Literasi Hj. Ela Dian Rachmat Yanuar menyampaikan apresiasi yang tinggi atas semangat literasi yang tumbuh di SMPN 1 Cilimus.

“Bulan Bahasa bukan sekadar perayaan, tetapi cermin dari jati diri bangsa. Bahasa adalah jembatan pikiran dan perasaan. Dan hari ini, anak-anak Cilimus telah membuktikan bahwa kata-kata bisa menjadi karya yang bermakna,” ujarnya.

Ela menilai, lahirnya buku Antologi Puisi Essay ini menjadi bukti bahwa generasi muda Cilimus tengah menulis sejarahnya sendiri.

“Menulis berarti berani berpikir, berani menyuarakan nilai, dan berani memberi makna. Buku ini adalah cermin jiwa, buah dari imajinasi, dan bentuk keberanian anak-anak untuk berkarya,” katanya.

Selain peluncuran buku, acara juga dirangkai dengan peringatan ulang tahun ke-1 Necis Mini Theater — wadah ekspresi seni bagi para siswa SMPN 1 Cilimus.

“Melalui teater, anak-anak belajar mengekspresikan emosi, mengasah empati, dan menyampaikan pesan moral dengan cara yang indah. Seni dan literasi adalah dua sayap yang membuat manusia bisa terbang lebih tinggi,” ungkap Ela.

Di akhir sambutan, Bunda Literasi menutup dengan sebuah pantun literasi yang disambut tepuk tangan meriah:

Pena menari di atas kertas putih,
Kata berbaris indah berseri.
SMPN 1 Cilimus teruslah bersih,
Dalam karya dan literasi negeri.

Acara berlangsung hangat dan penuh inspirasi. Launching buku puisi essay ini menjadi bukti nyata bahwa semangat literasi di kalangan pelajar SMPN 1 Cilimus terus tumbuh, menjadikan sekolah ini sebagai salah satu pelopor gerakan literasi di Kabupaten Kuningan. (OM)