Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Polres Kuningan di Cipicung

Hukum, Sosial1,185 views

KUNINGAN ONLINE – Untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri, Polres Kuningan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah di Desa Susukan, Kecamatan Cipicung, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi selama bulan Ramadan hingga menjelang Lebaran.

Iklan

Gerakan pangan murah tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ratusan warga tampak memadati lokasi kegiatan bahkan rela mengantre untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menyediakan sekitar 6,5 ton bahan pangan yang langsung diserbu warga. Tingginya minat masyarakat membuat stok yang disiapkan diperkirakan habis dalam waktu kurang dari dua jam.

Iklan

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengatakan program kolaborasi ini bertujuan memberikan akses pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.

“Ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat, karena biasanya di bulan Ramadan menjelang Lebaran harga-harga sembako melonjak. Dengan adanya kegiatan seperti ini, pertama masyarakat akan terbantu, kedua juga dalam rangka menekan harga,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pengendalian harga agar tetap berada dalam batas wajar sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga selama bulan suci Ramadan.

Senada dengan itu, Kapolres Kuningan Muhamad Ali Akbar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan serentak yang dilaksanakan di wilayah Polda Jawa Barat.

Menurutnya, selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif untuk mencegah praktik penimbunan bahan pangan.

“Kami berharap dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini dapat mencegah penimbunan barang serta menekan lonjakan harga di masyarakat,” tegasnya.

Kapolres juga mengaku terkesan dengan semangat para ibu rumah tangga yang rela mengantre demi mendapatkan kebutuhan pokok untuk keluarganya.

“Di situlah kesenangannya, ternyata pengorbanannya luar biasa. Rela antre demi mendapatkan sembako untuk keluarganya,” tambahnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat sekaligus upaya menekan laju inflasi daerah. Menurutnya, ketersediaan pangan dengan harga terjangkau menjadi kebutuhan utama masyarakat saat ini.

“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok berkualitas tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menyediakan sembilan komoditas utama yang dijual dengan harga kompetitif, di antaranya beras Rp12.000 per kilogram, minyak goreng Rp15.500 per liter, daging sapi Rp120.000 per kilogram, daging ayam Rp36.000 per kilogram, telur ayam Rp29.000 per kilogram, cabai Rp28.000 per kilogram, bawang merah dan putih Rp38.000 per kilogram, gula pasir Rp15.500 per kilogram, serta tepung terigu Rp8.000 per kilogram.

Sementara itu, salah seorang warga, Wiwin (30), mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar pangan murah tersebut.

“Alhamdulillah sembakonya murah, di bawah harga pasar. Saya beli beras, telur dan minyak,” ujarnya.

Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah di Kabupaten Kuningan, sehingga dapat memberikan rasa aman dan membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga. (OM)