KUNINGAN ONLINE – Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) adalah ujung tombak pemberdayaan keluarga, didalamnya terdapat upaya pemberdayaan kaum perempuan melalui peningkatan kesehatan ibu dan balita, peningkatan produktivitas ekonomi rumah tangga, peningkatan literasi ibu dan anak, perlindungan perempuan dan anak, penanganan kemiskinan dan lansia.
Demikian disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Ika Siti Rachmatika dalam kegiatan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 50 tahun 2022 tingkat Kabupaten Kuningan, di Gedung Diva Convention Hall Jl. Dr. Ir. Soekarno, Winduherang, Kec. Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Menurutnya, kegiatan peringatan mengusung tema “Berbakti Untuk Bangsa, Berbagi Untuk Sesama”. Sepanjang limapuluh tahun perjalanan Gerakan PKK, tentu banyak hal yang telah dilakukan.
“Dinamika perjalanan Gerakan PKK selama ini, bisa menjadi bahan pembelajaran bagi kita semua. Bahwa upaya memberdayakan keluarga dan masyarakat itu perlu dilakukan dengan pendekatan cipta rasa dan karsa, yakni dengan hati dan niat yang tulus,” tuturnya.
Oleh karena itu, Ika menerangkan, Gerakan PKK pada hakekatnya dilakukan dengan pendekatan partisipatîf dan kerjasama.
Selain itu, lanjutnya, momentum Peringatan HKG-PKK kali ini juga harus mampu didayagunakan sebagai media untuk mawas diri secara kelembagaan dan melakukan evaluasi dalam program.
“Untuk melakukan hal itu, sudah ada instrumen manajemen kelembagaan dan program sebagaimana kita sepakati bersama dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IX PKK Tahun 2021,” ujarnya.
“Sesuai dengan kesepakatan Hasil Rakernas IX, maka saya berharap agar langkah penyesuaian manajemen kelembagaan Tim Penggerak PKK dapat dilakukan di semua jenjang. Hal ini menjadi penting, karena pada hakikatnya program-program PKK dapat terlaksana secara baik dan tepat sasaran, ketika itu semua dikelola oleh sistem manajemen kelembagaan yang juga baik,” sambungnya.
Ika memaparkan, PKK merupakan mitra pemerintah yang ingin bersama-sama mewujudkan program-program pemerintah kabupaten kuningan melalui unit terkecil masyarakat kabupaten kuningan, yaitu keluarga.
Peran serta kaum perempuan, Ika mengatakan, dalam pembangunan daerah akan mewujudkan melalui penerapan 10 program pokok PKK.
“PKK Kabupaten Kuningan memiliki target untuk memberikan sumbangsih nyata bagi terwujudnya visi kabupaten kuningan yaitu Kuningan MAJU (Ma’mur, Agamis, Pinunjul) Berbasis Desa Tahun 2023,” kata Ika.
Sesuai dengan tema kesatuan gerak PKK ke-50 “Lima Puluh Tahun Gerakan Pkk, Berbakti Untuk Bangsa, Berbagi Untuk Sesama” maka PKK sebagai gerakan masyarakat yang basisnya rumah tangga akan senantiasa menjadi bermitra dengan pemerintah kabupaten kuningan dalam mewujudkan program-program yang mengakar pada masyarakat dan keluarga.

Hal ini dilakukan untuk meneguhkan posisi pkk yang ingin senantiasa hadir ditengah masyarakat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga dengan semangat hari kesatuan gerak PKK tahun 2022, kita rapatkan barisan agar gerakan PKK Kabupaten Kuningan menjadi bagian penting dalam kesuksesan pembangunan Kabupaten Kuningan. Semoga Allah SWT selalu meridhoi langkah kita,” tutur ika.
Sementara, Bupati Kuningan Acep Purnama menyambut baik dan mengucapkan terimakasih kepada tim penggerak PKK baik ditingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa, yang telah menjadi mitra yang baik bagi pemerintah.
“Tim Penggerak PKK diharapkan bisa terus berperan aktif bersama pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang semakin kompleks sehingga tercipta sinergi dan keselarasan antara program yang dicanangkan Tim penggerak PKK dengan program pembangunan Oleh pemerintah,” ujarnya.
“Jadikan momentum peringatan ini untuk mawas diri secara kelembagaan, dan melakukan evaluasi dalam program program PKK,” tambahnya.
Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-50 ini, Acep menerangkan, menjadi sangat istimewa karena merupakan peringatan tahun emas gerakan PKK.
“Melalui peringatan kali ini, saya harap gerakan PKK dapat kembali kepada ruh nya yaitu sebagai gerakan masyarakat untuk pemberdayaan keluarga. Dengan kata lain, keluargalah yang harus senantiasa menjadi perhatian kita dan harus kita berdayakan, karena keluarga merupakan unit terkecil masyarakat,” terangnya.
Sejalan dengan tema Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-50 tahun ini, Acep menjelaskan, lima puluh tahun gerakan PKK berbakti untuk bangsa, berbagi untuk sesama.
Menurutnya, hendaknya melekat dihati seluruh keluarga besar gerakan PKK, bahwa sesungguhnya dalam gerakan PKK terkandung nafas untuk berkontribusi kepada nusa, bangsa dan masyarakat.
“Saya harap seluruh tim penggerak PKK dan kader tahu, mau dan mampu menjadi garda terdepan, untuk mewujudkan keluarga berkualitas dalam aspek moral, pendidikan, kesehatan sosial budaya, ekonomi dan lingkungan hidup, dimulai dari lingkungan sekitar tempat tinggal hingga mencapai lingkup kabupaten,” harapnya.
Ditempat yang sama Ketua Penyelenggara, Ela Helayati menyampaikan, tujuan dilaksanakan peringatan hari kesatuan gerak PKK ke 50 tahun 2022 adalah sebagai momentum untuk menggelorakan 10 program pokok PKK sesuai dengan prioritas program sebagaimana yang telah ditetapkan berdasarkan permasalahan yang dihadapi dan potensi yang dimiliki.
“Serta sebagai sarana publikasi yang efektif terhadap gerakan PKK, memberikan penghargaan dan memotivasi kader pkk untuk lebih tahu, mau, dan mampu melaksanakan program PKK, dan mewujudkan peranan tim penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah yang strategis dalam mendukung terlaksananya program pemerintah yang sinergi dengan 10 program pokok PKK,” ujarnya.
Ela menerangkan, dalam rangkaian peringatan hari kesatuan gerak PKK ke-50 tahun 2022 kami telah melaksanakan berbagai kegiatan.
“Yakni, lomba-lomba yang berkaitan dengan kegiatan 10 program pokok PKK baik di tingkat kabupaten maupun keikutsertaan lomba di tingkat provinsi dan nasional, bina wilayah PKK Kabupaten Kuningan tahun 2022, dan sosialisasi hasil Rakernas Xii Tahun 2021,” tutupnya. (OM)








