KUNINGAN ONLINE – Kementerian Agama Kabinet Katalis BEM Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan bersama Himpunan Mahasiswa (HIMA) se-UNISA sukses menyelenggarakan peringatan Isra Mi’raj Baginda Rasulullah SAW serta santunan anak yatim.
Acara bertema “Menguatkan Shalat dan Keimanan dalam Semangat Isra Mi’raj Menuju Ramadhan Penuh Berkah” ini berlangsung khidmat di Kampus 1 UNISA Kuningan, Jumat (21/2/2025).
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh, di antaranya Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Yayasan Al-Ihya, Wakil Rektor 1 UNISA, Kepala Bagian Kemahasiswaan UNISA, BEM, HIMA-HIMA, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta ratusan mahasiswa UNISA. Kehadiran mereka semakin menambah semarak dan keberkahan dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan sholawat yang dipimpin oleh grup Hadroh Fakultas Ilmu Keislaman (FIK) UNISA. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dari Pondok Pesantren Al-Ihya sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama.
Ketua pelaksana, Fauzi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat, terutama dalam menanamkan nilai-nilai keislaman serta memperkuat kepedulian sosial di kalangan mahasiswa UNISA,” ujarnya.
Acara inti diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Eka Zakaria Azhari. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan pentingnya meneladani peristiwa Isra Mi’raj dengan meningkatkan kualitas shalat dan keimanan, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Salah satu mahasiswa UNISA, Fitri Rahmawati, mengungkapkan kesannya setelah mengikuti acara ini. “Isra Mi’raj tahun ini terasa lebih berkesan karena selain mendapatkan ilmu dari tausiyah, kami juga bisa berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan,” tuturnya.

Wakil Rektor 1 UNISA, Dr. H. Ahmad Taufik, M.Ag., juga mengapresiasi kegiatan ini dan berharap nilai-nilai yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Mahasiswa UNISA harus menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi dan berlandaskan nilai-nilai Islam,” katanya.
Sebagai penutup, kegiatan ini diakhiri dengan Mahalul Qiyam yang kembali dipimpin oleh grup Hadroh FIK UNISA, membawa suasana haru dan syahdu dalam lantunan sholawat yang menggema di aula kampus.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan semangat kebersamaan dan keislaman semakin tertanam dalam jiwa mahasiswa UNISA. Isra Mi’raj bukan sekadar peringatan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbaiki diri menuju keberkahan di bulan Ramadhan yang akan datang. (OM)





