Padjadjaran Cimande Raih Juara Umum 3 Usia Dini dan Pesilat Terbaik Pra Remaja di Kejurnas Brimob Championship 2025

Kesehatan, Olahraga1,732 views

CIREBON ONLINE – Perguruan Silat Padjadjaran Cimande kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Brimob Championship 2025 yang digelar di GOR Sport Hall Bima, Kota Cirebon, Jawa Barat, pada 19–20 September 2025, kontingen Padjadjaran Cimande berhasil meraih Juara Umum 3 Kategori Usia Dini dan menyabet gelar Pesilat Terbaik (The Best Fighter) Kategori Pra Remaja.

Kejurnas yang diselenggarakan Korps Brimob Polri ini diikuti ratusan pesilat terbaik dari berbagai perguruan silat se-Indonesia, sehingga persaingan berlangsung ketat. Torehan Juara Umum 3 di Kategori Usia Dini menjadi bukti pembinaan merata dan kualitas bibit atlet yang dimiliki Padjadjaran Cimande.

Iklan

Iklan

Sementara itu, gelar Pesilat Terbaik Pra Remaja yang diraih Nadhif Fairuz Javier semakin melengkapi kebanggaan kontingen Kuningan tersebut.

Iklan

Secara keseluruhan, kontingen Padjadjaran Cimande berhasil membawa pulang 29 medali, terdiri dari 14 emas, 8 perak, dan 7 perunggu.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas pencapaian anak-anak didik kami. Prestasi ini adalah buah kerja keras, kedisiplinan, dan dukungan penuh dari orang tua serta pelatih. Gelar Juara Umum 3 dan Pesilat Terbaik ini bukanlah titik akhir, melainkan motivasi untuk terus berlatih dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujar Dede Ahdiyat Syarif, Wakil Ketua Bidang Kepelatihan Padjadjaran Cimande, Jumat (26/9/2025).

Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi, Iwan Andrianto, menambahkan bahwa keberhasilan tersebut semakin mengukuhkan Padjadjaran Cimande sebagai salah satu perguruan silat yang konsisten melahirkan pesilat-pesilat berprestasi dan berkontribusi positif terhadap dunia pencak silat, khususnya di Kabupaten Kuningan.

Ketua Padjadjaran Cimande, Dedi Hendriana, yang didampingi Sekretaris Eris Rismayana, juga mengapresiasi pencapaian tim. Ia menegaskan komitmen perguruan untuk terus fokus melahirkan pesilat unggul sekaligus menjaga kelestarian budaya.

“Kami ingin mewujudkan Padjadjaran Cimande sebagai organisasi pencak silat yang unggul, berfokus pada pembentukan manusia berkarakter, berprestasi, dan melestarikan budaya,” ujarnya.

“Kami berharap, ke depan dengan semangat baru dan prestasi gemilang, Padjadjaran Cimande Kuningan menatap masa depan sebagai penjaga warisan, penggerak kebudayaan, dan teladan kepemimpinan yang berakar pada nilai luhur,” tambahannya.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pesilat muda lainnya untuk terus berlatih, meraih prestasi, dan menjaga warisan budaya pencak silat sebagai jati diri bangsa. (OM)