Menuju Porprov Jabar, FOBI Kuningan Jaring Atlet dari Sanggar Lokal

KUNINGAN ONLINE – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat, Pengurus Cabang Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kabupaten Kuningan tancap gas melakukan penjaringan atlet. Tak hanya menyasar lingkungan sekolah, FOBI Kuningan kini memperluas pencarian hingga ke sanggar-sanggar seni yang dinilai menyimpan potensi besar atlet barongsai.

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah Sanggar Bangkit Remaja Musik (BRM) di Desa Manggari, Kecamatan Lebakwangi. Jajaran pengurus FOBI Kuningan menyambangi sanggar tersebut pada Sabtu (10/1/2026) sebagai bagian dari upaya inventarisasi dan pemetaan atlet potensial.

Iklan

Ketua Pengcab FOBI Kabupaten Kuningan, Arief Komara, menyebut sanggar seni lokal ibarat “harta karun” yang selama ini belum tergarap maksimal dalam konteks olahraga prestasi.

“Kunjungan ke Sanggar BRM ini untuk melihat langsung potensi atlet. Ternyata luar biasa. Secara fisik dan dasar gerakan, mereka sudah terbentuk karena terbiasa tampil di berbagai acara,” ujar Arief.

Iklan

Namun demikian, Arief menegaskan bahwa diperlukan penyesuaian teknis agar para pemain sanggar dapat bertransformasi dari pelaku seni hiburan menjadi atlet barongsai berorientasi prestasi.

Baca Juga : https://kuninganonline.com/lapas-kelas-iia-kuningan-perkuat-komitmen-p4gn-melalui-tes-urine-petugas-dan-warga-binaan/

“Selama ini mereka lebih dominan di unsur entertainment. Tinggal dipoles dan diarahkan agar sesuai dengan regulasi serta standar penilaian olahraga barongsai. Jika itu dilakukan, peluang bersaing di Porprov sangat terbuka,” jelasnya.

Sementara itu, Pengasuh Sanggar BRM, Edi Junaedi, menyambut baik langkah jemput bola yang dilakukan FOBI Kuningan. Ia mengungkapkan sanggarnya telah lama aktif dan kerap melahirkan kelompok barongsai yang tampil di berbagai kegiatan budaya dan sosial.

“Kami sangat terbuka dan mendukung. Anak-anak di sini rutin dilatih fisik dan gerakan oleh anak saya, Dedi. Kalau keterampilan mereka bisa diarahkan untuk prestasi daerah, tentu kami siap berkolaborasi dan berlatih lebih serius,” kata Edi.

Baca Juga : https://kuninganonline.com/pemkab-kuningan-gandeng-bank-kuningan-kelola-dan-branding-taman-setda-di-kic/

Langkah strategis FOBI Kuningan ini diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan atlet barongsai daerah, tetapi juga menjadi jembatan transformasi pegiat seni tradisional menjadi atlet profesional yang siap mengharumkan nama Kabupaten Kuningan di ajang Porprov Jawa Barat. (OM)