KUNINGAN ONLINE – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kuningan intens melakukan pengecekan fasilitas lalu lintas di berbagai titik. Kepala Dishub Kuningan, H. Mochamad Nurdianto, didampingi Sekretaris Dishub, Sukirman, turun langsung mengevaluasi kondisi traffic light, warning light, terminal, serta kelengkapan rambu di beberapa wilayah.
Menurut Nurdianto, pemasangan dan pengecekan rambu dilakukan bukan hanya untuk edukasi pengendara, tetapi yang utama adalah mengatur arus lalu lintas dua arah agar tidak terjadi penumpukan kendaraan maupun potensi kecelakaan.
“Tujuan pemasangan ini bukan hanya edukasi. Ini bersifat pengaturan, agar arus yang berlawanan tidak bertemu di tengah dan memicu kecelakaan atau kemacetan,” ujarnya kepada Kuninganonline.com, Jumat (21/11/2025).
Nurdianto menjelaskan dalam memaksimalkan anggaran yang ada, Dishub berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal dan memprioritaskan kualitas lampu, rambu, serta pengaturan otomatis pada traffic light.
“Kami terus berupaya untuk memaksimalkan pelayanan, mengutamakan daya lampu dan rambunya. Kamera nanti insya Allah menyusul. Yang penting sistem pengaturannya berjalan otomatis agar tidak perlu manual mengubah siklus,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa desain pengaturan lalu lintas sudah menyesuaikan karakteristik jalan. Jalan nasional yang padat membutuhkan kelengkapan rambu dan lampu lebih lengkap dibanding jalan lokal yang arusnya tidak terlalu ramai.
Beberapa lokasi yang dicek dan dipasang fasilitas lalu lintas antara lain Tugu Ikan, Desa Sampora, Kecamatan Cilimus – pemasangan warning light untuk mendukung kelancaran kendaraan wisatawan. Wilayah Ciomas – Ciawigebang – pemasangan lampu pengatur lalu lintas. Kecamatan Cidahu – sebagian fasilitas berasal dari bantuan Kementerian Perhubungan. Terminal Kadugede – pengecekan kesiapan menjelang Nataru. Terminal Paniis, Pasawahan – terminal untuk wisatawan kawasan Pasawahan.
Nurdianto menegaskan bahwa adanya rambu dan lampu peringatan diharapkan menekan angka kecelakaan serta meningkatkan kepatuhan pengendara.
Dishub mencatat ruas jalan yang sudah terpasang PJU dari Pemprov yakni,
Jl. Raya Ciawigebang sepanjang 1,73 Km terpasang PJU 10, Jln Cidahu-Waled 15 KM terpasang PJU 140, Ciawigebang- Jalaksana terpasang PJU 50, oleced – Luragung terpasang PJU 80, Cibingbin – Jateng terpasang PJU 10, Mandirancan – Pakembangan terpasang PJU 60, Pakembangan – Bojong terpasang PJU 60, Kuningan – Ciawigebang terpasang PJU 60 dan Luragung – Cibingbin terpasang PJU 50 total bantuan PJU dari Pemprov 500 titik.
Untuk menghadapi lonjakan mobilitas akhir tahun, Dishub bekerja sama dengan Polres Kuningan melalui pembiayaan APBD guna memperkuat pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan macet.
Dishub juga mendorong pemaksimalan fungsi terminal agar tidak terjadi parkir sembarangan dan mengurangi kepadatan di pusat-pusat keramaian.
“Optimalisasi terminal penting. Bukan karena mereka tidak mau parkir, tapi kita harus memastikan fasilitasnya siap dan tertib,” kata Nurdianto.
Dishub berharap seluruh fasilitas rambu dan lampu yang dipasang dapat membantu pengendara memahami kondisi jalan, menjaga ketertiban, dan menurunkan risiko kecelakaan di wilayah Kabupaten Kuningan. (OM)





