KUNINGAN ONLINE — Universitas Muhammadiyah Kuningan (UMK) menggelar kuliah umum bertema “Filsafat Bisnis: Nilai, Etika, dan Identitas dalam Usaha” di Saung Kopi Hawwu, Cirendang, Kuningan, Rabu (26/11/2025) pukul 10.00 WIB.
Puluhan mahasiswa mengikuti kegiatan yang menghadirkan Wakil Rektor UM Kuningan, Nanan Abdul Manan, serta penggiat budaya sekaligus Owner Saung Kopi Hawwu, Kang Dadan Aminudin Latif, sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, Kang Dadan menekankan bahwa budaya harus menjadi fondasi dalam menjalankan usaha. Menurutnya, bisnis tidak boleh dipahami hanya sebagai aktivitas transaksi dan pencarian keuntungan, melainkan harus mengandung nilai etika, karakter lokal, dan kebermanfaatan sosial.
“Bisnis itu bukan sekadar jualan, tapi bagaimana kita menjaga nilai, membangun hubungan, dan memberikan manfaat bagi sekitar. Di sanalah budaya turut berperan,” ujar Kang Dadan.
Ia menambahkan bahwa cara pandang masyarakat terhadap etika, kebersamaan, serta kearifan lokal merupakan unsur penting dalam membangun filosofi bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Rektor UMKuningan, Nanan Abdul Manan, mengapresiasi penyelenggaraan kuliah umum ini dan menilai bahwa pemahaman mengenai nilai dan etika dalam bisnis sangat relevan bagi mahasiswa di era kompetisi global.
“Mahasiswa tidak cukup hanya menguasai aspek teknis berbisnis. Mereka harus memahami nilai, etika, dan identitas agar mampu membangun usaha yang memiliki karakter dan membawa kemaslahatan,” jelas Nanan.
Ia menegaskan bahwa UM Kuningan berkomitmen mendorong lahirnya wirausaha muda yang berintegritas, kreatif, dan tetap berpijak pada nilai-nilai budaya.
Pemilihan Saung Kopi Hawwu sebagai lokasi kuliah umum pun dianggap tepat, karena suasana dan konsep tempat tersebut mencerminkan harmonisasi antara usaha, kreativitas, dan pelestarian budaya lokal.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para mahasiswa yang merasa memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya filosofi dan nilai dalam membangun usaha yang berkelanjutan.
UM Kuningan berharap melalui kuliah umum ini akan muncul generasi wirausaha muda yang tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menjunjung tinggi nilai, etika, dan kemanfaatan sosial. (OM)





