KUNINGAN ONLINE – Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan menerima kunjungan kaji terap dari LKKS Kota Pekalongan, Selasa (3/11/2026). Bertempat di Ruang Rapat Linggarjati, kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus berbagi pengalaman dalam mengembangkan program dan meningkatkan pelayanan kesejahteraan sosial kepada masyarakat.
Rombongan LKKS Kota Pekalongan dipimpin Ketua Harian LKKS Kota Pekalongan, H. Abdul Alim Fahmi, S.H., yang hadir mewakili Ketua LKKS Kota Pekalongan bersama jajaran pengurus. Kedatangan rombongan disambut Ketua LKKS Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos., M.M., beserta jajaran pengurus dan perwakilan perangkat daerah terkait.
Dalam sambutannya, Ela Helayati menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dipilihnya Kabupaten Kuningan sebagai tujuan kegiatan kaji terap. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kesempatan berharga untuk memperkuat komunikasi, kemitraan, dan pertukaran pengalaman antarlembaga.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan LKKS Kota Pekalongan ke Kabupaten Kuningan. Mudah-mudahan pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta memperkuat sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat,” ungkap Ela.
Ia menjelaskan, LKKS memiliki posisi strategis sebagai wadah koordinasi, komunikasi, konsultasi, fasilitasi, dan sinergi antara pemerintah dengan berbagai potensi sumber kesejahteraan sosial di masyarakat.
“LKKS tidak hanya menjadi tempat berhimpunnya organisasi sosial, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak kepedulian sosial, memperkuat peran lembaga sosial, serta mendorong partisipasi masyarakat untuk bersama-sama membantu sesama,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ela memaparkan sejumlah program yang telah dilaksanakan LKKS Kabupaten Kuningan bersama berbagai mitra, di antaranya khitanan massal, isbat nikah, tabligh akbar, pengobatan gratis, hingga pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu).
Menurutnya, berbagai program tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami berupaya menghadirkan program-program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Mulai dari pelayanan kesehatan, bantuan sosial, pemberdayaan, hingga kegiatan kemanusiaan. Harapannya, keberadaan LKKS dapat memberikan manfaat yang lebih luas,” tambah Ela.
Ia menegaskan, berbagai upaya tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Kuningan, yakni Kuningan Melesat (Maju, Empowering atau Memberdayakan, Lestari, Agamis, dan Tangguh), yang menempatkan kepedulian, kemandirian, dan solidaritas sosial sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua Harian LKKS Kota Pekalongan, H. Abdul Alim Fahmi, S.H., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk menambah wawasan sekaligus mempelajari berbagai program yang telah dikembangkan LKKS Kabupaten Kuningan.
“Kami datang ke Kabupaten Kuningan untuk belajar dan menggali pengalaman dari program-program yang telah dilaksanakan LKKS Kuningan. Banyak hal yang kami dapatkan dan tentunya menjadi inspirasi bagi kami untuk mengembangkan program serupa di Kota Pekalongan,” ujar Abdul Alim.
Ia mengakui, sejumlah program yang dipaparkan LKKS Kabupaten Kuningan memberikan gambaran mengenai pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kesejahteraan sosial.
“Kami berharap pengalaman dan praktik baik yang diperoleh dari kunjungan ini bisa menjadi referensi untuk mengembangkan program LKKS Kota Pekalongan, terutama dalam memperkuat peran Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.
Abdul Alim juga berharap kegiatan kaji terap tersebut tidak berhenti pada pertemuan semata, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, kedua lembaga diharapkan dapat saling memberikan masukan, menggali inovasi, serta membangun kolaborasi yang lebih konkret dalam menjawab berbagai persoalan sosial di daerah masing-masing.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi wujud sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan kesejahteraan sosial yang lebih luas, inklusif, dan berkelanjutan.
LKKS bergerak, bersinergi, dan berkolaborasi untuk kesejahteraan sosial. (OM)









