Bunda Ela Hadiri Kawin Cai, Tradisi Leluhur yang Sarat Makna Pelestarian Lingkungan

Budaya, Sosial68 views

KUNINGAN ONLINE – Tradisi Kawin Cai yang digelar masyarakat Desa Babakanmulya, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, pada Kamis (29/10/2026), menjadi momentum penting dalam upaya melestarikan kearifan lokal sekaligus menjaga keberlangsungan sumber daya air.

Kawin Cai merupakan tradisi adat masyarakat yang memiliki makna filosofis mendalam mengenai hubungan manusia dengan alam, khususnya dalam menjaga dan menghormati sumber mata air sebagai sumber kehidupan.

Iklan

Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan, Bunda Ela, yang hadir bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Carlan, M.Pd., menyampaikan bahwa prosesi adat tersebut bukan sekadar warisan budaya leluhur, tetapi juga mengandung pesan moral tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan, melestarikan sumber daya alam, serta memperkuat nilai-nilai gotong royong di tengah masyarakat.

Melalui tradisi Kawin Cai, masyarakat diajak untuk kembali memahami bahwa air merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama.

Iklan

“Terlebih, di tengah tantangan perubahan iklim dan ancaman berkurangnya ketersediaan air bersih, nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi ini semakin relevan dengan kondisi saat ini,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Carlan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan memandang tradisi Kawin Cai sebagai bagian penting dari upaya pelestarian budaya daerah sekaligus sarana edukasi bagi generasi muda agar senantiasa mencintai dan menjaga warisan leluhur.

“Selain memiliki nilai budaya dan spiritual, tradisi Kawin Cai juga menjadi daya tarik wisata budaya yang turut memperkuat identitas Kabupaten Kuningan sebagai daerah yang kaya akan adat istiadat dan kearifan lokal,” kata Elon sapaan Carlan.

Kawin Cai bukan sekadar ritual adat, melainkan sebuah pesan kehidupan bahwa air adalah sumber kehidupan, alam merupakan titipan yang harus dijaga, dan melestarikannya menjadi tanggung jawab bersama.

Dengan semangat pelestarian budaya dan kepedulian terhadap lingkungan, tradisi Kawin Cai diharapkan terus diwariskan kepada generasi mendatang sebagai salah satu kekayaan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan. (OM)