Disdikbud Kuningan Tinjau SMPN 1 Luragung Pascaatap Bangunan Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang

KUNINGAN ONLINE – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, Carlan, meninjau langsung kondisi SMP Negeri 1 Luragung yang mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang pada Senin lalu. Peristiwa tersebut mengakibatkan sebagian atap bangunan sekolah roboh.

Dalam kunjungan tersebut, Carlan didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMP Rizal Arif Gunawan, Camat Luragung Deni Komara, serta Kepala SMPN 1 Luragung. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan sekaligus mengidentifikasi dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana cuaca ekstrem tersebut.

Iklan

Elon sapaannya Carlan mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan kondisi sarana dan prasarana pendidikan, khususnya sekolah yang terdampak musibah.

Ia menegaskan, Disdikbud Kabupaten Kuningan akan segera mengambil langkah-langkah strategis serta melakukan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia agar penanganan dan pemulihan fasilitas sekolah dapat segera ditindaklanjuti.

Iklan

Menurutnya, keselamatan peserta didik, guru, dan seluruh warga sekolah menjadi prioritas utama dalam proses penanganan pascakejadian tersebut.

“Kami berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan baik sehingga kegiatan belajar mengajar bisa kembali berlangsung dengan aman dan nyaman,” ungkap Elon, Selasa (3/11/2026).

Ia juga menegaskan bahwa keberlangsungan pendidikan harus tetap menjadi perhatian, tanpa mengesampingkan aspek keselamatan seluruh warga sekolah.

Disdikbud Kabupaten Kuningan berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan solusi bagi satuan pendidikan yang membutuhkan perhatian, termasuk dalam penanganan kerusakan fasilitas sekolah akibat bencana alam.

Melalui koordinasi lintas sektor dan dukungan pemerintah pusat, diharapkan perbaikan bangunan SMPN 1 Luragung dapat segera direalisasikan sehingga aktivitas pendidikan kembali berjalan normal. Pendidikan harus tetap berjalan, keselamatan warga sekolah harus diutamakan. (OM)