KUNINGAN ONLINE – Dalam kehidupan sehari-hari, sabun merupakan salah satu barang yang sangat dibutuhkan oleh manusia baik untuk menjaga kebersihan badan maupun kebersihan lingkungan sekitar.
Tingginya minat masyarakat terhadap sabun khususnya sabun cuci piring, menjadikan terbukanya peluang usaha untuk memproduksi sabun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut
Melalui program Kearifan Lokal dari Kementrian Sosial (Kemensos) Karang Taruna Mandala Putra Desa Nusaherang melakukan pelatihan pembuatan sabun dan melestarikan kesenian lokal di Kabupaten Kuningan.
Ketua KT Mandala Putra, Deden Muhamad Saugi mengatakan bahwa dengan peningkatan ekonomi kreatif dapat membantu perekonomian masyarakat, khususnya bagi para pemuda.
“Apalagi di Bulan Oktober kemarin merupakan peringatan Sumpah Pemuda, selain itu juga hari Pahlawan. Tentunya melalui pelatihan pembuatan Sabun cair dan cuci dapat memberikan manfaat bagi para pemuda di Desa Nusaherang,” kata Deden, Senin (14/11/2022).
Selain itu, lanjut Deden, dibidang keseniannya bisa terus dilestarikan dengan peralatan yang dimiliki. Apalagi, desa Nusaherang ini ada empat seni yang terus dipertahankan dan kembangkan.
“Seni degung atau Karawitan, Seni Calung, dan Seni Angklung. Sehingga pada event-event besar kesenian ini bisa terus ditampilkan dan dilestarikan,” ujarnya.
Sementara pembina KT Mandala Putra Desa Nusaherang Zaenal Fitriana menambahkan bahwa dengan peningkatan ekonomi dibidang pelatihan pembuatan sabun dapat memberikan manfaat kesehatan dan para pemuda memiliki keahilan.

“Pelatihan pembuatan sabun cuci dan cair ini juga salah satu untuk peningkatan ekonomi, dan menjaga pola hidup sehat di masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, dibidang keseniannya masyarakat maupun pemuda mempunyai keahlian serta melestarikan kesenian yang ada di Desa.
“Kami berharap dengan dua kegiatan baik di bidang peternakan ataupun kesenian ini bisa meningkatkan perekonomian,” pungkasnya. (OM)








