Jamaah Haji Kuningan Jalani Puncak Ibadah di Arafah, Kemenhaj Pastikan Kondisi Jamaah Tetap Sehat

Sosial49 views

KUNINGAN ONLINE — Jamaah haji asal Kabupaten Kuningan yang tergabung dalam Kloter 08 KJT dan Kloter 39 KJT saat ini telah berada di Padang Arafah untuk menjalani rangkaian puncak ibadah haji pada 9 Zulhijah 1447 Hijriah. Seluruh jamaah dilaporkan dalam kondisi sehat dan siap mengikuti prosesi wukuf hingga rangkaian ibadah berikutnya.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kuningan, H. Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa seluruh jamaah haji asal Kuningan telah berkumpul di Arafah untuk melaksanakan wukuf, yang merupakan inti dari ibadah haji.

Iklan

“Alhamdulillah, jamaah haji asal Kabupaten Kuningan baik Kloter 08 KJT maupun Kloter 39 KJT semuanya dalam keadaan baik dan sehat berdasarkan laporan dari petugas kloter,” ujarnya kepada Kuninganonline.com, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan di Arafah dimulai menjelang waktu zuhur dengan pelaksanaan salat zuhur dan asar secara jamak berjamaah, dilanjutkan khutbah wukuf dan dzikir bersama.

Iklan

Menurutnya, momen wukuf di Arafah menjadi puncak pelaksanaan ibadah haji, sebagaimana dikenal dalam hadis Al-Hajju Arafah yang menegaskan bahwa haji adalah wukuf di Arafah.

Menjelang sore hingga magrib, jamaah akan diberangkatkan menuju Muzdalifah untuk melaksanakan mabit atau bermalam. Namun bagi jamaah lanjut usia, berisiko tinggi, maupun yang uzur, akan diterapkan skema murur, yakni jamaah tidak turun untuk mabit di Muzdalifah dan langsung diberangkatkan menuju Mina.

“Setelah dari Muzdalifah, jamaah akan menuju Mina untuk melaksanakan lempar jumrah Aqabah, kemudian jumrah Ula, Wusta, dan Aqabah pada hari-hari tasyrik,” jelasnya.

Usai menyelesaikan lempar jumrah, jamaah akan kembali ke Makkah untuk melaksanakan tawaf ifadah, sa’i, dan tahalul sani sebagai penutup rangkaian utama ibadah haji.

Untuk kepulangan jamaah, Ahmad Fauzi menyebut jamaah Kloter 08 KJT yang termasuk gelombang pertama dijadwalkan pulang melalui Bandara Jeddah dan diperkirakan tiba di Bandara Kertajati pada 7 Juni 2026 pukul 12.10 WIB.

“Diperkirakan jamaah sampai di Kuningan sekitar sore hari setelah proses perjalanan dari Bandara Kertajati menuju Kuningan Islamic Center,” katanya.

Sementara itu, jamaah Kloter 39 KJT yang termasuk gelombang kedua akan terlebih dahulu diberangkatkan ke Madinah untuk melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi dan ziarah di kawasan Madinah sebelum kembali ke Indonesia.

Kloter 39 KJT dijadwalkan tiba di Bandara Kertajati pada 29 Juni 2026 sekitar pukul 13.25 WIB dan diperkirakan tiba di Kabupaten Kuningan menjelang magrib atau sore hari.

Ia menambahkan, meskipun berbeda gelombang keberangkatan dan kepulangan, masa pelaksanaan ibadah jamaah haji pada prinsipnya sama, yakni sekitar 41 hari. (OM)