Hermawan Pimpin IPSI Kuningan, Menjaga dan Melestarikan Warisan Budaya Pencak Silat Dengan Keharmonisan Antar Perguruan

KUNINGAN ONLINE – Hermawan terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengkab IPSI) Kabupaten Kuningan pada Musyawarah Kabupaten (Muskab) IPSI VII, Minggu 10 Juni 2024.

Terpilihnya Hermawan sebagai ketua IPSI Periode 2024-2028 karena dari seluruh perwakilan perguruan silat yang hadir, tidak ada satu pun yang mencalonkan diri sebagai pesaingnya tetapi semuanya malah memilihnya.

Iklan

Dengan disaksikan perwakilan Pengurus Daerah (Pengda) IPSI Jawa Barat, menyampaikan rencana program kerjanya selama 4 tahun yang tidak muluk-muluk tapi mengena.

Visi yang diusungnya adalah ‘Menjaga dan Melestarikan Warisan Budaya Pencak Silat Indonesia serta Menjaga Silaturahmi dan Keharmonisan antar Perguruan Silat untuk Saling Membesarkan Satu Sama Lainnya’.

Iklan

Keinginan mulia tersebut akan diwujudkan melalui beberapa misinya. Meliputi, mempersiapkan pelatih setiap perguruan silat yang unggul agar dapat mencetak atlet berprestasi, mempersiapkan atlet remaja dan dewasa yang baik sekaligus handal.

“Lalu, mempersiapkan tim wasit & juri daerah yang berkompeten, melakukan MoU dengan sekolah atas rekomendasi Penjabat (Pj) Bupati Kuningan serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), pembuatan buku history Pencak Silat IPSI serta menjaga moral dan etika yang baik,” papar Hermawan kepada kuninganonline.com, Kamis (13/6/2024).

“Saya ingin membukukan sejarah berdirinya IPSI dari dulu hingga sekarang sehingga berniat melakukan silaturahmi dengan perguruan-perguruan silat yang ada. Semoga keharmonisan dan komunikasi antar perguruan silat terjaga sehingga tercipta kondusifitas sesuai harapan bersama,” sambungnya.

Pihaknya berharap, kedepan icon Kabupaten Kuningan menjadi kampung silat. Namun, hal ini diperlukan proses dan dukungan dari semua stakeholder.

“Kampung silat ini perlu adanya dukungan, semuanya berproses dan minimalnya rekomendasi dari pak PJ Bupati Kuningan,” pungkasnya. (OM)