KUNINGAN ONLINE – Anggota DPR RI Komisi XII Fraksi Partai Gerindra, H. Rokhmat Ardiyan, M.M., (HRA) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI bersama pemuda Kabupaten Kuningan, Senin (8/12/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai elemen organisasi mahasiswa dan kepemudaan di Kabupaten Kuningan. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Dalam pemaparannya, Rokhmat Ardiyan menyampaikan bahwa Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, merupakan fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus sejalan dan mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Empat pilar kebangsaan menjadi dasar dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo, mulai dari penguatan ideologi Pancasila, kemandirian bangsa, hingga pembangunan nasional yang berkelanjutan,” kata Politisi asal Dapil Jabar X (Kuningan, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran).
Sebagai Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi XII DPR RI, Ardiyan juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup serta memperkuat ketahanan energi nasional. Menurutnya, sektor energi dan lingkungan hidup menjadi isu strategis yang membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda.
“Pemuda harus menjadi agen perubahan dalam menjaga lingkungan dan mendukung ketahanan serta transisi energi nasional demi masa depan bangsa,” tegasnya.
Sementara itu, Saeful, perwakilan mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang dinilai relevan dengan kondisi saat ini.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi mahasiswa terkait peran generasi muda dalam menjaga nilai kebangsaan serta mendukung arah pembangunan nasional.
“Kami sebagai mahasiswa merasa kegiatan ini sangat penting, karena tidak hanya membahas nilai kebangsaan, tetapi juga mengaitkannya dengan isu lingkungan dan ketahanan energi yang menjadi tantangan ke depan,” ujar Saeful.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar pemuda semakin memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam menjaga persatuan, lingkungan hidup, serta mendukung pembangunan nasional.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para peserta aktif menyampaikan pandangan dan pertanyaan seputar isu kebangsaan, lingkungan hidup, serta kebijakan energi nasional. (OM)





