Ekskul Balap Motor SMK Pertiwi Kuningan Berlaga di Ajang Nasional Yamaha Cup Race 2025 Tasikmalaya

TASIKMALAYA ONLINE — Tim Ekstrakurikuler Balap Motor SMK Pertiwi Kuningan kembali mencatatkan kiprah penting di dunia balap motor nasional. Pada ajang Yamaha Cup Race (YCR) 2025 yang digelar di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, 29–30 November 2025, sekolah tersebut menurunkan tiga pembalap muda andalannya dari Kelas Khusus Yamaha.

Ketiga siswa yang tampil di kelas Rookie itu adalah Haikal Arysandi (XI TSM), Tegar Wijaya (XI TSM), dan Herlia Ramadhan Noer (X TSM). Selain kelas Rookie, SMK Pertiwi Kuningan juga mengirimkan siswa untuk berlaga di kategori Drag Battle, di bawah bimbingan Kaprog Otomotif Agus Gumelar dan Guru Mekanik Slamet, yang juga berpengalaman sebagai mekanik Yamaha Racing Indonesia.

Iklan

Ekskul Balap Motor SMK Pertiwi Kuningan menjadi salah satu ekskul otomotif terdepan di Indonesia karena seluruh aktivitas tim dilakukan oleh internal sekolah. Mulai dari pembalap, mekanik, hingga kru teknis berasal dari siswa dan guru.

Tim merancang motor, melakukan riset dan pengembangan (R&D), mempersiapkan setting teknis, hingga melatih pembalap secara mandiri. Hal ini membuat ekskul ini menjadi pionir ekskul balap motor berbasis sekolah di tingkat SMK.

Iklan

Dukungan penting juga datang dari Yamaha, yang memberikan donasi part racing dan edukasi balap; Motobatt, yang menyuplai teknologi baterai; serta KYB, penyedia teknologi shockbreaker. Bahkan kini, sekolah sedang menyusun kurikulum balap motor resmi bekerja sama dengan Yamaha Racing Indonesia — langkah besar untuk dunia pendidikan vokasi.

Ekskul Balap Motor SMK Pertiwi Kuningan telah mencatat banyak prestasi di berbagai kompetisi daerah maupun nasional, di antaranya Juara 1 Seri 1 Kelas Rookie Kejurda Banten, Juara 2 & 3 Balap Motor Seleksi Porprov di Sirkuit Cibatu, Majalengka, dan Juara 5 Kejurda Jabar di Sirkuit Brigif Cimahi.

Bahkan beberapa siswa telah mewakili Kabupaten Kuningan pada ajang PORDA, membuktikan kualitas pembinaan atlet sejak usia sekolah.

Kepala SMK Pertiwi Kuningan mengapresiasi perjuangan tim dalam mengikuti ajang nasional bergengsi tersebut.

“Alhamdulillah tim sekolah kami bisa berlaga di Yamaha Cup Race 2025. Terima kasih kepada para sponsor terutama Yamaha. Walaupun kami tim murni sekolah, kami tidak gentar bersaing dengan tim-tim pabrikan yang sudah mapan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sekolah berkomitmen penuh dengan membiayai seluruh biaya operasional, mulai dari riset dan development motor, transportasi, akomodasi, hingga peralatan.

“Balap motor kini sudah masuk PON dan menjadi industri olahraga besar yang menjanjikan bagi para atlet. Karena itu kami serius mengembangkan ekskul balap motor sebagai program unggulan sekolah,” tambahnya.

Selain bertanding, para siswa juga mengikuti outing class, mengunjungi booth industri otomotif di area event untuk memperluas wawasan mengenai teknologi kendaraan dan product knowledge.

Minat terhadap ekskul ini terus meningkat. Tahun ini, SMK Pertiwi Kuningan bahkan menerima siswa dari luar Jawa, termasuk dari Kalimantan, yang rela menempuh pendidikan jauh dari kampung halaman demi bergabung dengan Ekskul Balap Motor. (OM)