KUNINGAN ONLINE — Universitas Muhammadiyah Kuningan kembali menyelenggarakan kegiatan Darul Arqam Dasar (DAD) Tahun 2025 Gelombang 2, yang resmi dibuka pada Jumat, 28 November 2025. Kegiatan pengkaderan tingkat dasar ini dijadwalkan berlangsung hingga 30 November 2025 dan dipusatkan di Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Kuningan.
Mengangkat tema “Intelektual Humanis di Gerbang Society 5.0: Membentuk Kader Unggul yang Adaptif, Kritis, dan Berkemajuan Menuju Masyarakat yang Cerdas,” DAD Gelombang 2 ini menjadi bagian penting dari proses kaderisasi mahasiswa yang diharapkan mampu melahirkan calon pemimpin muda berkarakter, berwawasan global, serta responsif terhadap dinamika zaman.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh perwakilan Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Kuningan, Dr. H. Uci Sanusi, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kaderisasi adalah ruh dari gerakan Muhammadiyah yang harus terus dilestarikan oleh para mahasiswa sebagai generasi penerus persyarikatan.
“Era Society 5.0 menuntut generasi muda tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter moral yang kuat. Melalui Darul Arqam Dasar ini, saya berharap para peserta mampu membentuk jati diri sebagai kader persyarikatan yang bisa memberi solusi dan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dr. Uci menambahkan bahwa tantangan global saat ini membutuhkan sosok mahasiswa yang bukan hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial serta komitmen terhadap nilai-nilai Islam berkemajuan.
Ketua Pelaksana, Rahma Ayu Fauziah, melaporkan bahwa peserta DAD Gelombang 2 berasal dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kuningan. Ia memastikan seluruh panitia telah melakukan persiapan dengan baik untuk menciptakan pengalaman pengkaderan yang berkualitas.
“DAD bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang pembentukan karakter kader yang adaptif, kritis, dan berkemajuan. Kami berharap seluruh peserta dapat menggali potensi dirinya dan menjadi bagian dari generasi yang siap menghadapi tantangan global,” ungkapnya.
Rahma menambahkan, keterlibatan aktif peserta sangat penting karena setiap rangkaian kegiatan telah dirancang untuk melatih kepemimpinan, kerja sama, serta pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai kemuhammadiyahan.
Kegiatan DAD Gelombang 2 menghadirkan sejumlah materi inti, Keislaman dan Al-Islam Kemuhammadiyahan, Kepemimpinan dan Pengembangan Diri, Pembinaan karakter kader persyarikatan, Diskusi interaktif dan dinamika kelompok, Aktivitas lapangan yang menekankan kolaborasi dan kedisiplinan.
Seluruh peserta akan mengikuti agenda tersebut secara intensif selama tiga hari sebagai bentuk penguatan ideologi, spiritualitas, dan kompetensi diri.
Melalui penyelenggaraan DAD tahun ini, Universitas Muhammadiyah Kuningan berharap dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan visi yang jelas untuk membangun masyarakat berkemajuan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen UM Kuningan dalam menyiapkan kader yang siap bersaing di era digital namun tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan universal. (OM)





