Bupati Kuningan Bersama Kadisdikbud Audiensi dengan Menteri Kebudayaan, Bahas Penguatan Potensi Budaya Daerah

KUNINGAN ONLINE – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar bersama Wakil Bupati Tuti Andriani didampingi Dr. AA Ade Kadarisman Staf Ahli/ Tenaga Ahli Profesional Kantor Staf Presiden Republik Indonesia dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan Dr. Carlan beserta jajaran Disdikbud melakukan kunjungan ke Kantor Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (11/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemkab Kuningan diterima langsung oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon untuk melakukan audiensi terkait pengembangan dan pelestarian potensi budaya yang dimiliki Kabupaten Kuningan.

Iklan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Dr. Carlan yang akrab disapa Elon, mengatakan audiensi ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus menginformasikan berbagai potensi budaya Kuningan kepada pemerintah pusat.

“Hari ini saya baru selesai menampingi Pak Bupati Kuningan beserta Ibu Wakil Bupati audiensi dengan Bapak Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Pak Fadli Zon di kantor Kementerian Kebudayaan di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut kami menyampaikan berbagai potensi budaya yang ada di Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Iklan

Carlan menjelaskan, dalam waktu dekat pemerintah pusat berencana berkunjung ke Kabupaten Kuningan untuk meninjau langsung sejumlah situs dan aset budaya yang ada.

Beberapa di antaranya seperti Museum Linggarjati, Taman Purbakala Cipari, Gedung Kesenian Kuningan, hingga rencana pembangunan Museum Angklung yang menjadi salah satu cita-cita Bupati Kuningan dalam upaya pelestarian seni tradisional.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan keberadaan rumah Pak Kucit yang dikenal sebagai salah satu pelaku sejarah di Kuningan, serta berbagai potensi budaya lainnya yang dinilai memiliki nilai historis dan kearifan lokal tinggi.

“Alhamdulillah Pak Menteri sangat konsen dan siap membantu pengembangan kebudayaan di Kuningan. Mudah-mudahan ini menjadi langkah maju bagi kami,” kata Carlan.

Ia mengakui, selama ini kemampuan daerah dalam mengoptimalkan sektor kebudayaan masih terbatas, terutama dari sisi anggaran dan dukungan program.

Karena itu, melalui audiensi langsung dengan Menteri Kebudayaan, diharapkan terbuka peluang sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendorong pengembangan sektor kebudayaan di Kabupaten Kuningan.

“Dengan pertemuan ini mudah-mudahan menjadi jalan untuk mengoptimalkan potensi kebudayaan yang ada di Kabupaten Kuningan,” pungkasnya. (OM)