Bupati Dian dan Kadiskanak Minum Susu, Lewat Semarak 3G Perkuat Gerakan Makan Bergizi untuk Penurunan Stunting

Kesehatan, Sosial405 views

KUNINGAN ONLINE — Upaya mempercepat penurunan angka stunting terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Kuningan. Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui kegiatan Semarak 3G (Gerimis, Gematel, dan Gemarikan) yang berlangsung di Aula Desa Babakanjati, Kecamatan Cigandamekar, Kamis (6/11/2025).

Sebanyak 870 penerima manfaat, terdiri atas anak-anak terdampak stunting dan ibu hamil di 11 desa wilayah Kecamatan Cigandamekar, menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa susu, telur, serta berbagai olahan ikan seperti abon, kerupuk, ikan beku, dan nugget ikan.

Iklan

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Kuningan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Bupati Kuningan Nomor 400.7.135/KPTS-4284/Bappeda Tahun 2025 tentang Penetapan Wilayah Fokus Penanggulangan Stunting.

Menurut Bupati Dian, gerakan 3G tidak sekadar kegiatan pembagian bahan pangan, tetapi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia berkualitas.

Iklan

“Kegiatan ini bukan hanya membagikan susu, telur, atau ikan. Di balik itu, kita sedang menyiapkan pondasi kuat bagi masa depan anak-anak Kuningan melalui gizi yang baik,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi kerja sama lintas sektor dalam penanganan stunting, termasuk kontribusi para mitra usaha seperti CV Altel, CV Perian Jaya Farm, KPSP Saluyu, KSU Karya Mitra Berjaya, KPT BPR Laras Ati, dan CV Wangun Unggas Perkasa Cisana.

Lebih lanjut, Bupati Dian menyampaikan rencana peningkatan anggaran program gizi tahun 2026 untuk mempercepat penurunan stunting melalui kegiatan Semarak 3G yang meliputi Gerimis (Gerakan Minum Susu), Gematel (Gerakan Makan Telur), dan Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan).

Iklan

“Selain itu, kita juga akan menebar ikan gratis di 200 desa agar ekonomi rakyat tumbuh dan gizi masyarakat meningkat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut memaparkan capaian penurunan angka kemiskinan sebesar 19.000 jiwa dalam enam bulan terakhir, yang menurutnya menjadi bukti bahwa pembangunan mulai dirasakan masyarakat.

“Pembangunan sejati bukan hanya jalan mulus atau gedung megah, tapi ketika rakyat kita tersenyum bahagia. Bahagiakan rakyat, itu kuncinya,” tandasnya.

Kegiatan Semarak 3G ditutup dengan penyerahan simbolis paket makanan tambahan kepada perwakilan penerima manfaat. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat, menandai komitmen bersama untuk melahirkan generasi Kuningan yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. (OM)