Atlet NPCI Peraih Emas Diberi Penghormatan di Apel Pagi, Ini Kesan Bupati Dian

KUNINGAN ONLINE – Pemerintah Kabupaten Kuningan memberikan penghormatan khusus kepada atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) asal Kuningan yang sukses mengharumkan nama daerah di ajang ASEAN Para Games ke-13 Tahun 2026 di Thailand.

Penghormatan tersebut diberikan dalam apel pagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan yang digelar di Halaman Setda Kuningan, Senin (2/2/2026). Tiga atlet NPCI, yakni Dheva Anrimusthi, Hilman Wilastra, dan Insan Nurhaida, dihadirkan langsung sebagai simbol kebanggaan dan inspirasi.

Iklan

Ketiganya berhasil mempersembahkan empat medali emas, sekaligus membawa nama Kuningan ke level internasional. Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. menyebut para atlet sebagai “pejuang Kuningan lewat olahraga” yang mampu menembus keterbatasan dengan semangat dan kerja keras.

“Di tengah keterbatasan, mereka mampu menorehkan prestasi luar biasa dan mengharumkan nama Kuningan serta Indonesia. Ini menjadi inspirasi bagi kita semua,” ujar Bupati Dian.

Iklan

Dalam apel tersebut, Bupati Dian didampingi Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn, Sekretaris Daerah Uu Kusmana, S.Sos., M.Si, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Drs. Asep Budi Setiawan, M.Si. Pemerintah daerah secara langsung menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para atlet.

Menurut Bupati, capaian tersebut membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih prestasi tertinggi.

“Ini kebanggaan luar biasa. Mereka membuktikan bahwa semangat, disiplin, dan kerja keras mampu melampaui segala keterbatasan,” tegasnya.

Prestasi emas diraih Hilman Wilastra dari cabang angkat berat kelas 54 kilogram dengan angkatan impresif mencapai 179 kilogram. Sementara Insan Nurhaida menyumbang emas dari cabang atletik nomor lari 400 meter putri klasifikasi T36, berkat kecepatan dan konsistensi latihan yang tinggi.

Adapun Dheva Anrimusthi, atlet para-bulutangkis, kembali menegaskan kualitasnya dengan meraih dua medali emas dari nomor tunggal dan ganda klasifikasi SU5, memperkuat reputasinya sebagai atlet andalan Indonesia di level internasional.

Bupati Dian menegaskan, keberhasilan para atlet tidak terlepas dari peran pelatih, keluarga, NPCI, serta dukungan pemerintah daerah. Ia mendorong agar pembinaan olahraga disabilitas terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor.

“Prestasi ini bukan hanya milik atlet, tapi milik seluruh masyarakat Kuningan. Filosofi different, but not less harus menjadi semangat bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua NPCI Kabupaten Kuningan, Wibawa Gumbira, S.Sos., M.Pd, menyampaikan rasa bangga atas capaian atlet NPCI Kuningan yang berhasil meraih prestasi tertinggi di ajang internasional.

“Kami sangat bangga. Dari tiga atlet, Kuningan berhasil meraih empat medali emas di ajang internasional yang berlangsung di Thailand pada 20–26 Januari 2026,” katanya.

Ia menambahkan, NPCI Kabupaten Kuningan kini tengah mempersiapkan diri menghadapi agenda besar ke depan, yakni Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) di Kota Bandung pada Agustus 2026, serta Asia Paralympic Games di Nagoya, Jepang pada November 2026.

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan berkelanjutan bagi atlet disabilitas, baik dari sisi pembinaan, fasilitas, maupun penghargaan.

Dengan torehan prestasi tersebut, Kabupaten Kuningan kembali menegaskan eksistensinya sebagai daerah yang konsisten melahirkan atlet berprestasi dan menjunjung tinggi nilai kesetaraan dalam dunia olahraga. (OM)