KUNINGAN ONLINE – Tim Seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan resmi mengumumkan hasil Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031. Pengumuman tersebut tertuang dalam Berita Acara Nomor: 004/TIMSEL.BAZNAS/KNG/2026 tertanggal 31 Januari 2026.
Berdasarkan hasil verifikasi kelengkapan dan kesesuaian dokumen persyaratan, sebanyak 20 peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, sebagaimana tercantum dalam Pengumuman Nomor: 005/TIMSEL.BAZNAS/KNG/2026.
Menariknya, peserta yang lolos administrasi didominasi oleh calon pimpinan dengan latar belakang pendidikan tinggi. Dari total 20 peserta tersebut, 3 orang bergelar Doktor (S3), 11 orang Magister (S2), 5 orang Sarjana (S1), serta 1 orang berlatar pendidikan SMA/SMK. Komposisi ini mencerminkan kualitas sumber daya manusia yang mengikuti proses seleksi pimpinan BAZNAS Kuningan.
Ketua Tim Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kuningan, H. Toni Kusumanto, AP., M.Si., menyampaikan bahwa hasil seleksi administrasi menunjukkan tingginya antusiasme sekaligus mutu para pendaftar.
“Dari seleksi administrasi ini terlihat komposisi peserta yang sangat baik, baik dari sisi pengalaman maupun latar belakang pendidikan. Ini menjadi modal penting untuk memperoleh pimpinan BAZNAS yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pengelolaan zakat ke depan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (2/1/2026).
Peserta yang dinyatakan lolos administrasi selanjutnya akan mengikuti tiga tahapan seleksi, yakni Seleksi Kompetensi Dasar (CAT), Penulisan Makalah, dan Wawancara.
Seleksi Kompetensi Dasar dan Penulisan Makalah dijadwalkan pada Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di Kampus 2 Universitas Kuningan (UNIKU), Fakultas Ilmu Komputer. Sementara itu, tahapan wawancara akan dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 7–8 Februari 2026, di Ruang Rapat Sang Adipati Lantai 2, Setda Kabupaten Kuningan.
Dalam Seleksi Kompetensi Dasar, peserta akan diuji menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) dengan materi meliputi fikih zakat, kebijakan pengelolaan zakat, serta wawasan kebangsaan dan moderasi beragama. Selain itu, peserta juga diwajibkan menyusun makalah yang berisi analisis permasalahan dan gagasan inovatif terkait pengelolaan zakat di Kabupaten Kuningan, yang akan menjadi bahan pendalaman pada tahap wawancara.
H. Toni Kusumanto menegaskan, rangkaian seleksi ini dirancang untuk menjaring pimpinan BAZNAS yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepemimpinan dan kepekaan sosial.
“Kami ingin memastikan pimpinan BAZNAS yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi, visi, dan komitmen untuk meningkatkan kepercayaan publik serta mengoptimalkan peran zakat bagi kesejahteraan masyarakat Kuningan,” pungkasnya.
Tim Seleksi memastikan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Informasi resmi disampaikan melalui kanal resmi Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, dan keputusan Tim Seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. (OM)





