Dinas Perhubungan Soal Parkir di Pameran, Ditata Lebih Tertib dan Teratur

Pemerintahan, Sosial1,848 views

KUNINGAN ONLINE – Soal adanya keluhan pengunjung terkait dengan harga parkir Rp. 5 ribu ditanggapi langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kuningan, Beni Prihayatno didampingi Kepala Bidang Prasarana dan Perparkiran, Dishub Kabupaten Kuningan, M Khadafi Mufti, dan Kasi Herdiana.

Ditemui diruang kerjanya, Kadishub Beni menyampaikan bahwa menyambut Hari Jadi Kuningan ke 576 dengan berbagai acara salah satunya Kuningan Fair atau Pameran telah melakukan sejumlah persiapan untuk memastikan penataan parkir di acara tersebut berjalan lebih tertib dan teratur.

Iklan

“Kami telah mengadakan pertemuan dengan berbagai pihak terkait untuk mendukung lancarnya acara ini. Selain itu, melakukan koordinasi dengan Polres, Kapolsek, dan Koramil, termasuk panitia dan koordinator acara. Tujuannya untuk memastikan penataan parkir berjalan lancar dan tertib,” ujar Beni, Senin (26/8/2024).

Lebih lanjut, Beni menjelaskan bahwa untuk tahun ini, fokus juga pada retribusi parkir yang dilaksanakan selama kegiatan pameran atau event.

Iklan

“Kami ingin retribusi yang diterapkan di setiap acara bisa memberikan kontribusi yang signifikan kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebelumnya, memang ada kesulitan dalam hal ini, tetapi tahun ini kami berupaya agar semua berjalan lebih baik,” jelasnya.

Pihaknya mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan program ini.

Menurutnya, sistem parkir yang diterapkan saat ini sudah lebih baik dan menggunakan program yang terintegrasi, sehingga memudahkan pengelolaan parkir di lapangan.

“Kami juga akan memastikan bahwa pengelolaan parkir memiliki legalitas yang jelas. Untuk itu, kami akan menggunakan surat keputusan Bupati terkait izin pengelolaan parkir, serta pedoman teknis yang harus diikuti oleh setiap pengelola parkir,” tuturnya.

Sementara, Kepala Bidang Prasarana dan Perparkiran, Dishub Kabupaten Kuningan, M Khadafi Mufti menuturkan, sejak diberi amanah untuk memimpin Bidang Prasarana dan Perparkiran, pihaknya langsung bergerak menyusun rencana strategis guna melaksanakan program secara tepat sasaran.

“Kita sudah membuat aturan jelas soal perparkiran ini, bahkan sudah di-perda-kan. Dan terus berinovasi untuk membenahi pekerjaan yang menjadi domain kita,” ujarnya.

Salah satu upaya yang dilakukan Bidang Prasarana dan Perparkiran Dishub Kuningan ini adalah dengan menertibkan administrasi pengelolaan parkir di sejumlah tempat.

“Kami juga sedang terus menginventarisasi potensi perparkiran agar tidak ada kesan parkir liar di Kabupaten Kuningan,” ujarnya.

Bahkan, dirinya sangat heran ketika harga parkir naik. Namun, malah banyak keluhan. Sementara, misalnya harga minuman yang biasanya Rp. 3.000, kemudian dijual Rp. 5.000 masyarakat tidak mengeluhkan.

“Kalau dilihat resikonya, itu lebih berat petugas parkir. Nah ini pada saat ada acara, harga parkir naik banyak yang ngeluh. Sementara soal minuman atau makanan harganya naik malah tidak ada keluhan,” pungkasnya. (OM)