SAE Zero Waste, Gerakan Sederhana DISPERKIMTAN Kuningan Ubah Sampah Jadi Bernilai

KUNINGAN ONLINE – Kebiasaan kecil di lingkungan kantor ternyata bisa menjadi awal perubahan besar. Hal itulah yang tengah dibangun oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DISPERKIMTAN) Kabupaten Kuningan melalui program “SAE Zero Waste” atau Sampah Organik Jadi Endah untuk Menuju Zero Waste.

Suasana berbeda kini terlihat di lingkungan kantor DISPERKIMTAN. Sisa makanan yang biasanya berakhir di tempat sampah, kini justru dikumpulkan oleh para pegawai, baik yang dibawa dari rumah maupun dari sisa konsumsi di ruang kerja dan kantin, untuk dikelola kembali.

Iklan

Sampah organik seperti nasi dan sisa lauk tidak lagi dianggap limbah. Sampah tersebut diolah menggunakan komposter, bahkan dimanfaatkan sebagai pakan maggot, ayam, hingga ikan. Sementara itu, sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan kaca dipilah untuk kemudian disetorkan ke bank sampah.

Langkah sederhana ini membawa dampak besar, yakni mengurangi volume sampah rumah tangga yang harus diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekaligus membangun budaya baru yang lebih peduli terhadap lingkungan.

Iklan

Kepala DISPERKIMTAN Kabupaten Kuningan, Dr. H. Deni Hamdani, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa gerakan ini bukan sekadar program internal kantor, melainkan bentuk komitmen bersama dalam mengelola sampah dari sumbernya.

“Perubahan harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat. Jika dilakukan secara konsisten, dampaknya akan terasa luas,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, keunikan program ini terletak pada kebiasaan harian yang dibangun. Para pegawai tidak hanya memilah sampah di kantor, tetapi juga mulai dari rumah masing-masing. Sisa makanan yang sebelumnya terbuang, kini menjadi bagian dari siklus pengelolaan yang bernilai.

Model ini dinilai sangat aplikatif untuk diterapkan di masyarakat. Dengan konsep sederhana, gerakan tersebut berpotensi direplikasi di tingkat RT maupun RW sebagai upaya bersama menuju lingkungan bebas sampah.

Melalui langkah kecil namun konsisten, DISPERKIMTAN menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bukanlah hal yang rumit. Dimulai dari meja kerja, gerakan ini diharapkan dapat meluas menjadi budaya bersama menuju Kuningan yang lebih lestari.

“Hayu wargi Kuningan sadayana, urang wujudkan Kuningan Lestari sareng Indonesia ASRI!” ajaknya.

Informasi visual dan dokumentasi kegiatan “SAE Zero Waste” ini selengkapnya dapat diakses melalui akun Instagram resmi DISPERKIMTAN Kabupaten Kuningan. (OM)