295 Guru Profesional Dikukuhkan, Rektor Uniku Sampaikan Pesan Ki Hajar Dewantara

Informasi, Pendidikan1,518 views

KUNINGAN ONLINE – Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kuningan (Uniku) kembali meluluskan guru profesional yang dikukuhkan melalui acara Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional di Grand Cordela AS Putra Hotel Kuningan, Sabtu (22/6/2024).

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur PPG Kemendikbudristek (yang diwakili oleh Koordinator Pokja PPG Daljab, Neneng Heryati, segenap jajaran pembina, pengurus, dan pengawas Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan, Rektor, para Wakil Rektor, Dekan FKIP, Wakil Dekan FKIP, para pejabat struktural di lingkungan FKIP Uniku, para dosen serta guru pamong PPG, serta 295 lulusan guru profesional PPG FKIP Uniku.

Iklan

Dekan FKIP Uniku, Asep Jejen Jaelani, menyampaikan selamat dan sukses kepada 295 lulusan PPG Daljab Angkatan 3 tahun 2023 yang berhak menyandang gelar profesi GR.

“Sertifikat pendidik yang ada di tangan bapak/ibu itu adalah sebagai bukti bahwa bapak/ibu sebagai guru profesional. Sebagai guru professional tentunya harus terus mengembangkan kompetensi guru serta menjunjung tinggi etika dan martabat sebagai seorang guru,” ujarnya.

Iklan

Rektor Uniku, Dr. H. Dikdik Harjadi, menyampaikan ucapan selamat kepada 295 lulusan PPG FKIP Uniku. PPG di FKIP telah melahirkan banyak guru.

“Jika sebelumnya yang dilahirkan merupakan guru pemula pada kali ini sudah guru profesional. Setelah ini kami harap bapak dan ibu terus bertransformasi untuk terus bisa berkarir dan berkolaborasi dengan peserta didik,” ujar Dikdik.

Dikdik pun mengulas sebuah ungkapan dari Ki Hajar Dewantara, bahwa ‘Setiap orang bisa jadi guru, Setiap orang bisa jadi sekolah’. Jadi, ungkapan masa lampau yang saat ini, ruang akses dalam edukasi mempeluas ruang kelas dan media belajar yang menjadi virtual dan papan tulis menjadi digital.

“Kurikulum merdeka telah membebaskan kreativitas. Dari semua itu guru sebagai pendidik masih memiliki peran penting sebagai pentransfer sikap,” jelasnya.

Sementara, perwakilan Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan Wakil Ketua Pembina, Prof. Dr. Eeng Ahman, mengatakan bahwa PPG menempati KKNI level ke 7 sebagai guru profesi yang memiliki kompetensi profesional.

“Kompetensi profesinal yang terdiri dari pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Empat kompetensi itu harus guru terapkan dalam inovasi dan pembelajaran dikelas,” ujarnya.

Ia memaparkan, guru harus terus belajar memperbaiki diri di tengah tantangan digital yang memeras kreativitas lebih mendalam.

Lebih lanjut, dalam mengajar memperkaya media belajar dan membuat siswa nyaman belajar adalah tantangan guru sekarang. Di era digital guru profesional harus terus belajar.

Direktur PPG Kemendikbudristek yang diwakili oleh ibu Neneng Heryati menyampaikan, selamat atas dilantiknya para guru tersertifikasi di Universitas Kuningan.

“Semoga setelah lulus PPG bisa menjadi guru yang lebih profesional. Guru harus terus berkembang dan mengembangkan diri. Guru harus menjadi suri tauladan bagi murid dan lingkungannya. Terus belajar lagi, ikuti perkembangan zaman,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang baik ini, dirinya mengajak jadikan ajang silaturahmi antara lulusan PPG dan universitas. Lulusan PPG harus menjadi ujung tombak almamater.

“Terima kasih kepada Universitas Kuningan dan semoga Uniku semakin sukses, maju, tumbuh berkembang, serta semakin jaya,” tutup Neneng. (OM)