KUNINGAN ONLINE – Vakisn Covid-19 bukan untuk mengobati penyakit yang diakibatkan Covid-19, melainkan hanya untuk mencegah seseorang terinfeksi dari virus.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Kuningan, M Ridho Suganda saat melakukan monitoring pelaksanaan Vaksinasi Massal di Halaman Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan, Jln Muhammad Yamin, Kamis (16/9).
“Vaksin tidak sama dengan obat untuk pasien Covid-19. Vaksin, berfungsi meningkatkan imunitas tubuh untuk melindungi dari ancaman penularan. Namun, hal itu mesti dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) oleh seluruh masyarakat secara disiplin,” ujar Edo sapaan akrab.
“Upaya terbaik dalam menghindari penularan Covid-19 adalah melakukan pencegahan melalui disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi,” tambahnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi demi mempercepat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Saya berharap, 80 persen populasi masyarakat di Kabupaten Kuningan, itu bisa tervaksin maksimal atau pun juga minimal di bulan Desember. Kita juga cukup optimis, karena hingga saat ini sudah hampir sekitar 40 persen masyarakat sudah tervaksin. Mudah-mudahan hingga bulan Desember kita bisa memenuhi target kuota yang kita harapkan,” pungkasnya. (OM)





