Tragedi Bangunan Roboh di Cigintung Kuningan: Seorang Pekerja Tewas, Polisi Selidiki Perizinan

Informasi, Insiden2,102 views

KUNINGAN ONLINE – Sebuah bangunan yang tengah dalam proses pembongkaran di Blok Ciharendong, Kelurahan Cigintung, Kecamatan Kuningan, roboh pada Senin siang (14/7/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa tragis ini menyebabkan satu pekerja tewas tertimpa reruntuhan, sementara satu lainnya berhasil selamat.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Dadan, warga Lembursukun, Kelurahan Purwawinangun. Ia bekerja bersama rekannya, Didi, yang selamat setelah berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum bangunan runtuh.

Iklan

“Saya sedang di luar bangunan, bongkar papan coran di tiang. Tiba-tiba terdengar suara retakan seperti mau ambruk. Saya langsung teriak ke Dadan supaya lari, tapi sudah terlambat,” ungkap Didi dengan suara bergetar.

Warga sekitar yang mendengar suara gemuruh langsung berhamburan ke lokasi dan berupaya mengevakuasi korban. Proses evakuasi turut melibatkan pengendara yang melintas, serta aparat dari kepolisian, tim pemadam kebakaran, dan BPBD Kuningan. Jenazah Dadan akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung dilarikan ke RSUD 45 Kuningan.

Iklan

Salah satu warga setempat, Ujang (45), mengaku sempat merasa curiga karena aktivitas di lokasi pembongkaran terlihat dilakukan tanpa pengawasan profesional.

“Dari kemarin saya lihat dua orang itu kerja sendiri. Nggak ada pelindung, helm, atau alat keselamatan lain. Padahal bangunan lumayan tinggi, dan sudah kelihatan retak-retak,” ujarnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kuningan, AKP Nova Bhayangkara, membenarkan kejadian ini dan menyebut korban tewas akibat tertimpa coran beton.

“Saat ini kami masih mendalami penyebab pasti robohnya bangunan. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi telah dilakukan, termasuk pemilik bangunan,” jelas Nova.

Pihaknya juga menyatakan tengah memeriksa legalitas aktivitas pembongkaran tersebut, termasuk izin teknis dan pengawasan keselamatan kerja.

“Kami akan cek apakah pembongkaran ini dilakukan sesuai prosedur atau tidak. Bila ditemukan unsur kelalaian atau pelanggaran hukum, tentu akan ada proses lebih lanjut,” tambahnya.

Bangunan yang diketahui milik seorang warga berinisial A, asal Cipicung, kini telah dipasangi garis polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (OM)