Serap Aspirasi Masyarakat, Cawagub 02 Ronal Surapradja Populerkan Program ‘Hade Goreng Ku Baso’

Politik, Sosial1,668 views

JABAR ONLINE – Dalam menarik simpati masyarakat, khususnya kaum muda. Calon Wakil Gubernur nomor urut 02, Ronal Surapradja melakukan cara berbeda dari Paslon lain.

Melalui program ‘Hade Goreng Ku Baso” (bakso), Cawagub yang berpasangan dengan Jeje Wiradinata sebagai Calon Gubernur Jawa Barat ini melakukan pendekatan kepada masyarakat sekaligus menampung aspirasi dengan konsep santai dan penuh keakraban.

Iklan

Hal ini seperti ditunjukkannya saat bersilaturahmi dengan para pemuda di Bakso Mak Merot Jalan Pasirkoja, Kota Bandung, Kamis (10/10/2024).

Ronal Surapradja menuturkan, ‘Hade Goreng Ku Baso’ merupakan plesetan dari bahasa Sunda yang diambil dari pribahasa ‘Hade Goreng Ku Basa’. Artinya bahwa orang Sunda memiliki nilai luhur dalam menjaga hubungan dengan orang lain.

Iklan

“Dimana pepatah ‘Hade Goreng Ku Basa’ mengandung arti bahwa baik atau buruknya sesuatu tergantung bagaimana bahasa dan cara kita menuturkannya,” tutur Ronal.

Ia menjelaskan, Hade goreng ku baso adalah program dirinya saat berkeliling di Jawa Barat. Ini diambil dari plesetan pribahasa yang populer di Jawa Barat ‘Hade Goreng Ku Basa’, baik atau buruk bisa diselesaikan dengan ngobrol.

“Jadi konsepnya adalah saya kumpul dengan anak-anak muda, makan bakso habis itu kita ngobrol. Kick off nya di Kota Bandung di kota kelahiran saya,” jelasnya.

Ronal mengatakan, program ini akan terus dilakukan hingga ke beberapa kota/kabupaten di Jawa Barat selama masa kampanye.

Ia yakin dengan pendekatan ini bisa memberi ruang kepada masyarakat untuk lebih dekat dengan calon pemimpinnya.

“Sehingga setiap aspirasi dan harapan dari masyarakat bisa tersalurkan tanpa adanya sekat antara pejabat dan rakyat biasa,” ungkapnya.

“Rencana akan di bawa ke berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat dengan konsep Yang sama. Jadi saya selalu mencari di kota manapun bakso yang enak dimana, kalau ada yang enak mari kita ngobrol setelah makan bakso,” tambahnya.

Menurutnya, bakso merupakan jenis makanan yang sangat populer di masyarakat. Tidak hanya bagi golongan bawah, namun bakso juga diminati kalangan atas.

“Bakso ini kan simbol makanan yang egaliter, dari orang kecil sampai orang besar suka sama bakso. Dan bagaimanapun lebih baik kita ngobrol di tempat yang orang merasa nyaman, kalau kita bikin event di hotel ngga semua orang nyaman berasa di hotel, ngga terlalu formal atau terlalu mewah. Kalau tempat bakso mah siapa atuh yang anti sama tempat bakso? Ngga ada kan, jarang. Sedangkan obrolan – obrolan penting biasanya diawali di warung bakso, warung kopi. Pendekatannya juga tanpa sekat, tadi liat saja saya ngobrol pakai sendal jepit,” paparnya.

Salah seorang warga asal Pasirkoja Kota Bandung, Dadan mengatakan, program ‘Hade Goreng Ku Baso’ merupakan program unik dan dianggap sangat memasyarakat. Program ini dinilai sangat diterima oleh kalangan masyarakat khususnya kaum muda.

“Senang sekali bisa ketemu Kang Ronal. Ini jadi gambaran bahwa seharusnya pemimpin itu seperti ini, tidak ada sekat dengan rakyat kecil, bisa berbaur bahkan tadi kita makan bareng dengan konsep yang sama sekali tidak formal. Saya rasa cukup baik programnya,” ungkapnya program Cawagub Ronal sangat baik. (OM)